Vaksinasi Tahap Kedua Tolitoli Prioritaskan TNI Polri dan OPD

Syafruddin A. Rahman, Sekretaris Dinas Kesehatan Tolitoli

Sulteng – TOLITOLI | Vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan segera dilaksanakan dengan prioritas penerima yaitu TNI- Polri, Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat lanjut usia atau lansia. 


Sekertaris Dinas Kesehatan Dinkes Kabupaten Tolitoli, Syafruddin A. Rahman mengatakan, pihaknya mulai melakukan pendataan langsung dari masyarakat.


“Dari pusat sebenarnya sudah menarik data dari kependudukan, KPU dan berbagai sumber. Tapi perlu data dari bawah untuk melengkapi yang nanti untuk dilakukan verifikasi,” kata A. Rahman,S.T,M.Eng, Rabu, (24/2/2021).
Syafruddin menuturkan, vaksinasi tahap kedua ini diharapkan berjalan dengan sukses. Oleh karena itu ia meminta warga yang menjadi prioritas penerima vaksin untuk segera mendaftarkan diri.
“Jadi sebaiknya, bagi masyarakat Kabupaten Tolitoli yang usianya 60 tahun dan di atas 60 mendaftarkan diri melalui link resmi dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Seperti diketahui, sesuai arahan Kementerian Kesehatan, vaksinasi tahap kedua bakal dilaksanakan di ibu kota provinsi terlebih dahulu. Sehingga untuk di Sulawesi Tenga akan dimulai di Kota Palu dan setelahnya akan disusul oleh kota/kabupaten lain.


“Kita sekarang persiapan untuk masuk ke tahap kedua. Pemerintah memprioritaskan lansia di ibu kota negara dan ibu kota provinsi. Makanya untuk Kabupaten Tolitoli kita bersiap melaksanakan vaksinasi lansia domisili Kabupaten Tolitoli,” tutur Syafruddin.
Lebih jauh Syafruddin mengatakan, sesuai dengan petunjuk teknis pendataan vaksinasi Covid-19 yaitu dilaksanakan secara top down oleh pemerintah pusat. Namun, untuk saling melengkapi maka perlu pendataan langsung dari masyarakat melalui link Dinkes Tolitoli.
Oleh karenanya Syafruddin mengimbau, keluarga, kerabat, ataupun kewilayahan agar membantu lansia untuk mengisi formulir pendataan secara daring.


Syafruddin berharap, registrasi bisa dilaksanakan dalam waktu satu pekan ini. Sekalipun pendataan bisa dilakukan selama tahap kedua vaksinasi berlangsung, namun pendataan lebih cepat akan lebih baik. Sehingga bisa disesuaikan dengan jumlah vaksin.


“Tidak ada sampai batas waktu kapan, tetapi sepanjang tahap kedua berjalan. Kalau bisa sampai minggu ini sudah selesai. Karena kita harus menghitung alokasi vaksin yang dibagikan ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, Syafruddin juga meminta semua masyarakat bisa bersabar menunggu vaksinasi. Terlebih untuk program pemberian vaksin Covid-19 ini sasarannya ditentukan oleh pemerintah pusat yang disesuaikan secara proporsional dengan ketersediaan vaksin.

“Pertama vaksinasi ditujukan bagi orang sehat. Mengapa lansia didahulukan? karena risikonya terkena Covid-19 lebih tinggi. Oleh karena itu para lansia ini juga harus menjaga kesehatannya,” kata dia.

An34 / Kliknusantara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Komunitas Save Kali Cikarang Evakuasi 250 Jiwa Dalam 10 Jam di Kedung Waringin

Wed Feb 24 , 2021
Jabar – BEKASI | Banjir yang menerjang dibeberapa kecamatan Yang ada di kabupaten Bekasi salah satunya Kecamatan Kedungwaringin, Desa Bojongsari Kampung Paketingan dampak dari meluapnya sungai Citarum Tim Komunitas Save Kali Cikarang yang dipimpin oleh Abdurahman yang biasa disebut Gebro mengatakan Tim bergerak untuk membantu warga yang terjebak ditengah banjir […]