UMM Dampingi Karangrejo Menuju Desa Wisata

“DEWIKAMU”

One Village One Destination adalah program pemerintah yang ditangkap dengan Cerdas oleh Pokdarwis Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan kabupaten Malang, dengan Mewujudkan Desa Wisata “DEWI KAMU”.

DEWI singkatan dari Desa Wisata, dimaksudkan untuk mengangkat Potensi lokal desa Karangrejo yang terkenal dengan potensi Jamu, sehingga diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan Masyarakat melalui pengelolaan obyek wisata secara mandiri.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berpengalaman dalam pendampingan Desa Mitra, telah dipilih oleh desa Karangrejo sebagai pendamping dalam mewujudkan Desa Wisata Karangrejo Jamu (DEWI KAMU) melalui hibah Program Pengabdian Desa Mitra (PPDM) dari Kementerian Ristekdikti. Sejak tahun 2019, Proses pendampingan telah berlangsung hingga tahun 2020 berjalan, dan telah mencapai target 70% menuju Desa wisata Jamu dan Pangan Kreatif.

Tim Pendamping UMM di Desa Wisata Karangrejo

Pada tahun kedua ini, Tim pengabdi yang dipelopori oleh Dra.Thathit Manon Andini,M.Hum, memfokuskan pendampingan terhadap penguatan Kelembagaan BUMDES, POKDARWIS, POKJAMU serta persiapan lokasi wisata.

POKDARWIS yang secara kelembagaan telah dibentuk pada tahun pertama, sudah menetapkan dan mempersiapkan lokasi wisata DEWI KAMU, sejak pertengahan tahun lalu hingga sekarang, tepatnya pada Dusun Blado RT23 RW 07 DesaKarangrejo.

Persiapan tersebut diantaranya;dilakukan Reboisasi dengan menanam bibit jamu, hibah dari UMM yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Malang. Anggaran desa difokuskan pada perbaikan dan pelebaran sepanjang jalan menuju lokasi dengan dana desa,

sedangkan Pavingisasi pada titik wisata, serta pemasangan pondasi dan gazebo merupakan hibah dari Kemenristek DIKTI bersama UMM. “Setelah berkonsultasi dengan sesepuh desa dan tokoh masyarakat, jalan masuk lokasi wisata akan dibuka dari dua arah yaitu pintu utara dan selatan, oleh karenanya jalan pintu utara sedang dalam masa perbaikan dan pelebaran agar layak seperti pada pintu selatan”. ujar Sastiyon ketua POKDARWIS.

Selain persiapan di arena wisata, tim UMM dengan dibantu tim dari desa juga mulai gencar melakukan upaya promosi melalui media digital. Dengan menggandeng pemuda Karang Taruna, tim UMM mengadakan lomba desain batik yang mengandung unsur serta ciri khas desa Karangrejo.

Lomba ini memanfaatkan media digital dengan tujuan dapat sekaligus sebagai media promosi awal adanya desa wisata jamu Karangrejo Kromengan Kabupaten Malang. “Lomba desain batik ini adalah upaya merangkul semua warga Karangrejo, tidak terkecuali anak dan remaja desa, agar ikut serta memiliki serta mempopulerkan wisata desanya di ranah digital”, ucap Thathit, ketua tim pengabdi.

Desain batik ini nantinya akan direalisasikan dan dijadikan sebagai salah satu produk unggulan desa.

“Saat ini Bumdes juga sudah beroperasi, selain menyediakan kebutuhan ATK, BPJS, token listrik, pulsa, yang lebih utama adalah menjadi pusat pemasaran dan penyediaan bahan baku serta perlengkapan olah jamu sebagaimana masukan dari Tim pendamping UMM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat”. tuturPuji, ketua Bumdes Karangrejo.

Pemasaran jamu juga bisa dilakukan melalui blogspot pokjamu yang menjadi media untuk go public.Tim UMM juga telah merancang alat pengering ramah lingkungan dalam membantu proses produksi jamu.

Pada rencana kedepan, produksi jamu Karangrejo tidak hanya berbentuk cair yang terbatas waktu konsumsinya, namun juga dalam bentuk serbuk yang dapat bertahan lama. Sentuhan teknologi ini untuk mendongkrak UKM jamu Karangrejo dalam proses produksi jamu, khususnya bahan baku jamu.

Walaupun diawal sempat ada kendala teknis komunikasi karena adanya pembatasan sosial akibat pandemi COVID-19. Namun, tim pengabdi maupun pihak desa dapat segera beradaptasi dengan melakukan komunikasi dan koordinasi online melalui video conference, maupun bertemu langsung dengan mengikuti protokol kesehatan, sehingga rencana kegiatan tahun kedua tetap dapat berjalan.

“Kami berterima kasih kepada tim pengabdi UMM, yang telah mendampingi desa kami mulai dari awal untuk mewujudkan desa jamu Karangrejo Kromengan Malang”, ungkap Sutaji, Kepala Desa Karangrejo.

DEWI KAMU ditargetkan dapat launching tahun ini yang rencananya akan dihadiri oleh Dr. Fauzan, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

One thought on “UMM Dampingi Karangrejo Menuju Desa Wisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bupati Resmi Lantik ABPEDNAS Cabang Purwakarta Untuk Menjadi Wadah BPD Dan Bamusdes

Wed Oct 28 , 2020
Kliknusantara.com |PURWAKARTA – Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Purwakarta di gelar di Pendopo Pemda Purwakarta, Prosesi Pada kegiatan tersebut dihadiri Bupati Purwakarta Hj. Anne Ratna Mustika didampingi Sekda Purwakarta, Kepala Dinas DPMD, Ketua APDESI kabupaten Purwakarta dan perwakilan unsur muspida lainnya. Pada kegiatan tersebut […]