HARI PAHLAWAN

Tiga Tahun Jembatan Dibiarkan Rusak, Warga Bolotu Desa Salumbia Di Dondo Mengeluh

$rows[judul] Keterangan Gambar : Tiga Tahun Jembatan Dibiarkan Rusak, Warga Bolotu Desa Salumbia Di Dondo Mengeluh
TOLITOLI, KLIKNUSANTARA.COM | Jembatan di Dusun Bolotu Desa Salumbia Kecamatan Dondo hingga kini belum ada penanganan dari instansi teknis pemerintah Kabupaten Tolitoli.

Selama Tiga tahun, jembatan dibiarkan rusak dan dilalui masyarakat apa adanya dengan penuh was-was jika sewaktu-waktu rubuh dan memakan korban. Kondisi demikian itu mengundang keluhan warga setempat maupun warga luar yang aktifitasnya disana. 

Salah seorang warga, Ibu Rita mengeluhkan hal tersebut karena merasa terlalu lama tak ada perbaikan jembatan. Padahal menurutnya jembatan itu sangat vital bagi akses warga baikan yang mukim maupun yang berada di desa sekitar.

Beberapa warga Dusun Bolotu lainnya mengemukakan hal yang senada saat bertemu awak Liputan Desa Membangun Kliknusantara.com di Dusun Bolotu pada Kamis sore (11/11/2021). 

Ibu Rita menuturkan, hampir 3 tahun. jembatan roboh akibat banjir. 

"Banjirnya sendiri masih sampai sekarang bahkan sampai ke perumahan warga dan sekolah karena saluran air sungai itu sangat kecil jadi harusnya lebih luas karena kalau tidak seperti itu pasti akan meluap dan rusak lagi jembatannya," ungkapnya. 

Karena tak ada respon selama ini kata Rita, warga dusunlah yang terus melakukan perbaikan seadanya agar bisa dilalui. 

"Selama roboh tidak pernah diperbaiki, hanya kami warga desa yang perbaiki seperti menimbun dengan pasir dan melakukan kerja bakti bakti. Pernah ketika kami sudah selesai memperbaiki itu langsung rusak lagi jadi itu terjadi selalu berulang-ulang," tuturnya. 

Senada dengan Rita warga lainnya mengemukakan kalau tidak ada perbaikan, alur sungai menuju ke bangunan sekolah yang posisinya dekat dengan sungai. Ketika air sungai meluap airnya memotong langsung di belakang sekolah. 

Bukan hanya itu, bahkan air sungainya  sampai ke perumahan dan perkebunan warga.

Masyarakat pun meminta pemerintah biasa membuat tanggul agar air sungainya tidak meluap ke perumahan warga. Apalagi di sekitarnya, Dusun Lembo itu banyak rumah warga yang dekat sungai  jadi usul mereka mungkin bisa dibuatkan buronjong agar airnya tidak terlalu meluap.

Belakangan berkembang informasi bahwa jembatan akan ditangani pada 2022 tahun depan. Itu membuat warga sedikit agak bergembiradengan penuh harap. 

"Saya dengar tahun 2022 itu akan diperbaiki. Di kampung sini itu termasuk tempat produksi seluruh masyarakat Desa Salumbia termasuk juga desa-desa tetangga itu kebanyakan yang punya kebun disini," ujar warga. 

Dusun Bolotu sendiri, menjadi lahan potensial perkebunan dan pertanian. Komoditi yang terutama cengkeh, kopra, sawah, cabe dan lain lain. 

Sementara itu, Kepala Dusun Bolotu, Kasmin yang dihubungi terpisah mengatakan di dusunnya selain jembatan, jalan juga sangat membutuhkan penanganan. 

Tampak jalan akses menuju dusun paling produktif itu masih sebatas pengerasan dengan timbunan pasir dan batuan. 

"Saya berharap yang paling diutamakan untuk diperbaiki itu jalan karena jalan akses kami keluar masuk," pungkas Kasmin warga Dusun Bolotu.

Justru menurutnya, jalannya itu sudah sangat lama tidak pernah diperbaiki. Kegiatan pengerasan berlangsung sekitar 2010 silam dan sekarang terlihat banyak lubang-lubang..... (Fina). 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)