Temukan Cara Atasi Hama Kakao, Petani Desa Basi Berupaya Kembali Jadi Sentra Kakao Di Tolitoli

Kliknusantara.Com [Basi-tolitoli] – Basi adalah desa hasil pemekaran dari Desa Sibaluton. Dulunya desa ini masih berstatus dusun dan sangat terkenal sebagai penghasil kakao pertama di Kecamatan Basidondo.

Sebagai desa paling pertama menanam kakao di Kecamatan Basidondo, tidak heran semua warga jadikan komoditi kakao sebagai komoditi andalan. Apa lagi saat itu di masa BJ Habibie jadi Peresiden RI nilai Rupiah terhadap Dolar AS anjlok justru jadi masa jayanya kakao di Desa Basi, Kabupaten Tolitoli kala itu.

Namun sejak tanaman kakao terserang berbagai hama dan taak dapat berproduksi dengan baik lagi. Hama dan penyakit kakao sangat sulit di kendalikan. Produksi turun drastis. Mereka akhirnya beralih ke komoditi jagung.

Menurut Idelman Abidi warga desa Basi yang pernah menikmati kejayaan kakao di Desa Basi kala itu menuturkan harapan kembalinya masa kejayaan kakao seperti dahulu.

“Basi bisa dibilang penghasil kakao terbesar. Kala itu hampir semua warga di Desa ini bisa naik haji dari hasil kakao tersebut. Kalau lagi panen raya terkadang dealer motor di kota Tolitoli kehabisan stok akibat di borong oleh warga basi kala itu. Jadi kalau bicara soal mundur atau meninggalkan kakao itu tidak ada dalam kamus warga basi,” tuturnya.

Mengingat kakao punya sejarah besar, dimana warga tani capai kesuksesan dari segi ekonomi, walaupun faktanya sekarang hampir semua warga basi beralih ke jagung bukan berarti di hati mereka kakao sudah tiada,

Seiring bergulirnya waktu, kini petani kakao di basi mulai tersenyum bahagia akibat kakao sekarang ada titik terang. Dengan munculnya varietas unggulan baik dari segi kualitas dan kuantitas serta agak toleran dengan hama dan penyakit.

Selain varietas baru, sekarang muncul cara baru kendalikan hama PBK. Carany la, cukup mengolesi insektisida dan fungisida ke buah yang berumuran 3 bulan dengan ukuran seperti batre

Melalui cara ini petani bisa hasilkan kualitas buah seratus persen dan mudahkan petani dalam pengendalian hama PBK yang bisa timbulkan kerugian sekitar 85 persen produksi, dengan adanya varietas unggul dan

Carah mudah kendalikan hama PBK tersebut, kini warga Basi kembali bersemangat budidayakan Kakao.

Dari pantauan media ini, Senin (14/7/2020), warga sekarang mulai menanam kembali kakao di selah-selah tanaman jagung tongkolnya……(Abi).

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Peringati HUT ke-62 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 0913/PPU bersama Instansi Terkait Semprot Fasilitas Umum

Wed Jul 15 , 2020
Kliknusantara.Com [PENAJAM] – Dalam rangka menyambut HUT ke- 62 Kodam IV/Mulawarman (Mlw) Tahun 2020, Kodim 0913/PPU menggelar kegiatan bhakti Sosial selain kegiatan donor darah, anjangsana juga penyemprotan disinfektan ke fasiltas umum di antaranya pasar Induk Nenang dan rumah ibadah pada hari ini Selasa (14/7/2020). Kegiatan diawali dengan melaksanakan apel bersama […]