Temuan Mortir Di Pemukiman Warga, Den Gegana Satbrimob Polda Banten Amankan Lokasi

Release Brimob Banten

Kliknusantara.com [KOTA SERANG] – Warga Kaloran Pena RT. 001/007 Kelurahan Lontar Baru digegerkan dengan penemuan mortir di pinggir kali Cibanten, Selasa (16/06/2020).

Komandan Satuan Brimob Polda Banten AKBP. Dwi Yanto Nugroho mengatakan bahwa Brimob Banten mendapatkan laporan dari warga tentang adanya penemuan benda yang diduga mortir, oleh karena itu personil Den Gegana Satbrimob Polda Banten langsung menuju ke lokasi.

“Ya, kami mendapatkan laporan dari warga tentang temuan benda yang diduga mortir. Dan untuk memastikannya, personil Den Gegana langsung menuju lokasi,” ucap Dwi Yanto Nugroho.

Dwi Yanto Nugroho juga mengatakan bahwa menurut informasi, mortir tersebut pertama kali ditemukan oleh warga di pinggir kali Cibanten.

“Mortir tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Nano yang kebetulan sedang melintas di pinggir kali Cibanten” terang Dwi Yanto Nugroho.

Sementara itu, Ps Kanit 1 Subden 1Jibom IPTU Wachijan yang memimpin kegiatan pengamanan ini menambahkan bahwa mortir ini masih aktif.

“Mortir ini sudah lama, dan untuk tahun sudah tidak terlihat lagi. Yang pasti ini sudah lama. Dan segera mungkin akan kami lakukan disposal, karena itu sudah protapnya,” tutupnya.

Dalam kesempatan ini juga Iptu Wachijan menyampaikan kepada masyarakat sekitar agar tidak menyentuh benda yang diduga bom, mortir ataupun amunisi militer lainnya. Lebih baik segera laporkan kepada pihak yang berwajib.

Kegiatan pengamanan ini dihadiri oleh Kapolsek Kota Serang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Lontar Baru, 10 Personel Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten dan 10 Personel Polsek Kota Serang…….(Ayu)

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Operasi SAR Di Kep Selayar Berakhir, 24 Penumpang KLM Reski Perdana 01 Selamat

Tue Jun 16 , 2020
Kliknusanyara.com [Selayar-Sulsel] – Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu Enam jam melalui badai gelombang laut perairan Bontosikuyu yang terkenal ‘ganas’, tim SAR gabungan Pos SAR Selayar, dan Pos TNI-AL, Lantamal VI, tiba di jalur evakuasi utama. Tim yang dipimpin Lettu Laut (P) M. Laguna itu berhasil membawa 24 orang korban […]