Sidang Lanjutan MK, KPU Tolitoli: Keputusan Kami Sesuai Mekanisme dan Tahapan

Kliknusantara.com | JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tolitoli menyatakan keputusan yang diambil dengan penetapan perolehan suara Pilkada Tolitoli telah sesuai ketentuan dari mekanisme maupun tahapan. Penetapan pasangan Nomor Urut 03 sebagai pemenang adalah hasil rekapitulasi tingkat akhir di KPU Tolitoli setelah rekapitulasi secara berjenjang.

Penegasan itu disampaikan Komisioner KPU Tolitoli, Irwan Baco usai mengikuti sidang lanjutan Mahkamah Konstitusi pada Senin (8/2/2021).

“Kami sudah memberikan jawaban dalam persidangan tadi dan apa yang menjadi pertanyaan Hakim Konstitusi kepada kami telah terjawab semua,” kata Irwan Baco kepada Kliknusantara.com Senin sore di Jakarta.

Senada dengan Irwan, komisioner lainnya, Alisman mengemukakan bahwa apa yang mereka sampaikan sesuai pertanyaan yang diajukan Hakim Panel yang menangani perkara Tolitoli.

“Tentu kami harus menjawab semua materi yang menjadi pertanyaan Hakim Konstitusi. Dan kami sudah jawab sesuai keadaannya,” terang Alisman.

Baik Iwan Baco dan maupun Alisman meyakini apa yang menjadi keputusan KPU Tolitoli adalah benar. Namun jika MK memutuskan lain pihaknya tentu akan melaksanakan putusan itu karena bersifat final dan mengikat.

Meski demikian Alisman meyakini bahwa mereka mampu mempertahankan kebenaran putusannya.

“Alasannya, persidangan di MK adalah persidangan sengketa hasil, bukan proses,” tandas komisioner yang membidangi soal hukum itu.

Dikatakannya, dalam persidangan yang menghadirkan pihak terkait dan Bawaslu Tolitoli itu, semuanya memiliki pandangan dan keterangan yang sama satu sama lain dari pertanyaan Hakim untuk ketiganya.

Alisman berharap pada putusan tanggal 15 dalam putusan sela Panel Hakim MK telah ada putusan yang sifatnya final dan dapat dijalankan oleh KPU Tolitoli.

Diketahui, MK menggelar sidang lanjutan untuk 20 permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah Senin pagi.

Agenda persidangan adalah mendengar jawaban termohon KPU, keterangan pihak terkait dan Bawaslu di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

Pemeriksaan dilakukan dalam tiga panel yang masing-masing panel terdiri atas tiga hakim konstitusi.

Perkara sengketa Pilkada Tolitoli ditangani Panel 3 dengan Hakim Konstitusi Arief Hidayat, Saldi Isra dan Manahan MP Sitompul. Bersamaan dengan Tolitoli, perkara sengketa hasil Pilkada Poso, Pulau Taliabu, Palu, Tidore, dan Ternate.

Dalam persidangan itu, Ketua Panel 3 Arief Hidayat mengingatkan kepada peserta sidang yang hadir langsung untuk menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Termasuk didalamnya memakai masker yang menutupi mulut dan hidung.

“Supaya maskernya dipakai dengan baik, tidak usah dibuka-buka,” kata Arief Hidayat.

Adapun panel lainnya, yakni Panel 1 dipimpin oleh Hakim Konstitusi Anwar Usman dan didampingi Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams serta Enny Nurbaningsih. Panel 1 memeriksa perkara sengketa hasil Pilkada Memberamo Raya, Boven Digoel, Asmat, Fakfak, Kaimana, dan Manokwari.

Selanjutnya Hakim Konstitusi Aswanto, Suhartoyo dan Daniel Yusmic Pancastaki Foekh di Panel 2 memeriksa sengketa hasil Pilkada Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Seram Bagian Timur, Lampung Tengah, Pesisir Barat, dan Lampung Selatan.

Total sebanyak 132 permohonan perselisihan hasil pemilihan kepada daerah sudah diregistrasi Mahkamah Konstitusi. Dalam sidang pemeriksaan pendahuluan pekan lalu, agenda sidang adalah penyampaian pokok-pokok permohonan oleh pemohon, pengesahan alat bukti dan penetapan pihak terkait.

Mahkamah Konstitusi memiliki waktu 45 hari untuk memeriksa dan memutus perkara sejak permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah diregistrasi pada 18 Januari 2021.

Putusan sela diagendakan digelar pada 15-16 Februari 2021, sementara perkara yang lanjut ke sidang berikutnya akan diperiksa pada 19 Februari-18 Maret 2021 dan diputus pada 19-24 Maret 2021….. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kerahkan Dinas Damkar Dan PU Kabupaten, Abah Erlan Himbau Masyarakat Berhati-hati Melintasi Jalur Wanayasa

Mon Feb 8 , 2021
Kliknusantara.com | PURWAKARTA – Pergeseran tanah (longsor) di Kp. Cibongkok RT 04 RW 02 Desa Simpang Kecamatan Wanayasa yang diakibatkan curah hujan yang tinggi di wilayah kecamatan Wanayasa. Tanah tebing dan rumpun bambu longsor sehingga menutup akses jalan Simpang menuju Sakambang, Minggu (07/2/2021). Camat Wanayasa yang sering disebut Abah Erlan […]