Sentra Jagung Tolitoli, Kades Galandau Sokong Warga Tanam Serentak 60 Ha

Hamparan Jagung hasil panen kebun milik Supardi, warga Desa Galandau Kecamatan Basidondo, Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Kliknusantara . Com [Galandau-Tolitoli] – Komoditi jagung tongkol mulai menjadi familiar di Desa Galandao Kecamatan Basidndo. Desa hasil pemekaran dari Desa Marisa yang letaknya sekitar 700 m dari Jalan Trans Sulawesi itu, sebagian warganya menjadikan jagung tongkol sebagai sandaran ekonominya.

Terbukti saat pandemi, jagung jadi komoditi andalan untuk menopang perekonomian rumah tangga masyarakatnya. Pasalnya jagung salah satu alternatif yang cepat untuk dapatkan hasil untuk kebutuhan sehari-hari.

Saat berada di Desa Galandau pada Senin (22/6/2020), awak media ini menyaksikan hasil panen salah seorang warga Galandu bernama Supardi. Warga dusun 1 desa galandau ini termasuk sukses dalam budidaya jagung tongkol. Saat ini ia sedang panen jagungnya seluas 2 Ha.

Tentu saja bapak satu ini hatinya sedng bergembira karena telah menuai hasil jerih payahnya. Diprkirakan panen kali ini ia menikmati hasil kisaran 10 ton.

“Alhamdulillah panen sudah berlangsung beberapa hari. Soal hasilnya belum bisa di pastikan secara jelas karena belum lakukan penimbangan. Kalau menurut perkiraan paling panenya kisaran 10 ton,” ungkap Supardi.

Menurut Supardi periode tanam kali ini cura hujan agak tinggi. Jika tidak tinggi kemungkinan hasilnya bisa lebih dari 10 ton.

“Tapi hasil sekarang juga sudah lumayan walaupun tidak sesuai target. Saya berharap penanaman berikutnya lebih meningkat apalagi sudah ada bantuan benih,” katanya saat di temui media ini di sela kesibukannya mengumpulkan jagung hasil panennya yang sedang mengahmpar, Senin siang.

Saat sedang mengumpulkan hamparan jagung milik Supardi tersebut, nampak Kades Galandau. Kadim Jawal berada diantara kerumunan warga yang membantu mengumpulkan jagung milik Supardi tersebut.

“Saya sudah biasa seperti ini pak, selagi saya mampu lakukan untuk wargaku saya akan lakukan, apalagi saling membantu dalam hal yang baik itu bisa menambah pahala bagi siapa yang ikhlas melakukanya” kata kadim Djawal yang saat itu masih berseragam dinas lengkap.

Saat ditemui beberapa waktu lalu, Kadim Djawal mengungkapkan obsesinya untuk mengembangkan jagung tongkol di desanya. Ia pun berusah mencari dukungan dari Kabupaten untuk bisa dapat benih jagung. Rencananya ia akan mencanangkan penanaman jagung secara serentak.

Desa Galandau memiliki potensi lahan yang luas untuk pengembangan jagung tongkol. Kadim pun mendorong semua warganya untuk menjadikan jagung tongkol sebagai komoditi andalan di desanya.

Menurut Kadim, saat ini ia telah mendapatkan benih 900 kg yang dibagikannya kepada 3 Kelompok Tani yang masing-masing memiliki lahan 20 Ha. Artinya dalam waktu dekat, sesuai agendanya, akan ada penanaman serentak jagung tongkol seluas 60 Ha.

Berkaca dari hasil panen Supardi yang diperkirakan menghasilkan 10 Ton dalam 2 Ha, maka lahan 60 Ha akan menjadikan Desa Galandao sebagai sentra penghasil jagung tongkol di Tolitoli.

Semangat warga yang ditopang dengan sokongan Kepala Desanya bakal menjadikan Desa Galandao segera dikenal sebagai desa penghasil jagung tongkol di Tolitoli…… (Abi).

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jelang Pilkada 2020, Sat Brimob Polda Banten Gelar Latihan Anti Anarkis dan PHH

Mon Jun 22 , 2020
Kliknusantara . Com [KOTA SERANG] – Personil gabungan Batalyon A, Batalyon B, Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Banten gelar latihan gabungan Anti Anarkis dan PHH (Penanggulangan Huru Hara) di lapangan Mako Sat Brimob Polda Banten, Selasa (22/06/2020) pukul 09.00 wib. Komandan Satuan Brimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho […]