Sambut New Normal, GNIB Ranting Tegalwaru kunjungi Bank Sampah Mentari

Kliknusantara.com [Purwakarta-Jabar] Green Network Indonesia Bersama Membangun Bangsa (GNIB) Ranting Tegalwaru pada rabu siang (10/6/2020) kunjungi Bank Sampah Mentari yang ada di Desa Cadas Sari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta,

Bank Sampah Mentari mampu menyulap sampah yang menjadi beragam produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Keberadaannya mampu memberi manfaat terlebih untuk masyarakat Desa Cadas Sari tersebut.

Menurut Muhammad Ahmad Yani, Bank Sampah Mentari yang dikunjunginya menjadi solusi di tengah keberlangsungan hidup masyarakat di Desa Cadas Sari tersebut.

“Bagaimana tidak dirasakan manfaatnya, Bank Sampah Mentari ini menjadi solusi di tengah keberlangsungan hidup masyarakat di Desa Cadas Sari tersebut, karena dengan hadirnya Bank Sampah Mentari ini setidaknya bisa menaikan taraf hidup masyarakat,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Maya, Ketua PKK Desa Cadas Sari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, mengatakan pengolahan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Mentari ini sudah berjalan kurang lebih selama 4 tahun sejak 2016 silam.

“Bank Sampah sendiri dirintis dimulai dari hobi. Berkat dari hobi tersebut yang terus berkembang, orang-orang mulai melirik keberhasilan Bank Sampah Mentari ini baik dari pihak Swasta ataupun Pemerintahan. Hari demi hari Bank Sampah Mentari ini semakin besar dan juga tentunya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar”, tutur Maya.

Aktivitas Bank Sampah Mentari, mengolah plastik yang disulap menjadi tas unik dengan berbagai ukuran. Demikian pula kertas diolah menjadi jam dinding.

Tidak hanya itu, Bank Sampah Mentari juga mengolah drum yang tidak terpakai menjadi kursi dan meja yang unik serta mampu menarik khalayak umum, karena kursi dan meja ini didesain sedemikan rupa yang tentunya anti main-stream.

Selanjutnya selain mengelola sampah menjadi produk yang dipasarkan, Bank Sampah Mandiri juga mengelola sampah organik menjadi kompos. Kompos itu dihasilkan dari sampah organik yang didapat dari sampah rumah tangga, berupa sisa makanan, sisa bumbu dapur hingga daun-daun yang rontok.

Pada dasarnya sampah organik ini diolah secara manual dengan memakai metode serta alat dan bahan yang sesuai, kemudian pada akhirnya kompos ini bisa digunakan sebagai pupuk pertanian, selain murah tentunya hasil pertanian bisa lebih baik ketimbang memakai pupuk kimia.

Dewasa ini, Bank Sampah Mentari ini terus melakukan inovasi serta peningkatan yang signifikan yang awalnya berawal dari hobi sekarang menjadi sebuah solusi di tengah masyarakat itu sendiri.

“Setidaknya di Desa Cadas Sari ini, sampahnya bisa terurus dan tersalurkan yang menghasilkan kemanfaatan. Selain untuk kebersihan lingkungan tentunya juga sebagai penghasilan tambahan, terlebih di tengah pandemi covid-19 ini yang menuntut kita kreatif dan inovatif”, tutup Ibnu Ramadhan………(A H)

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Danrem 091/ASN Silaturahmi Ke Kesultanan Koetai Kartanegara Ing Martadipura Di Kutai Kartanegara

Fri Jun 12 , 2020
KLIKNUSANTAR.COM [TENGGARONG] – Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro S.I.P, M.Si. didampingi Kasi Intel Kolonel Inf. Priyanto Eko Widodo dan Dandim 0906/Tenggarong Letkol Inf. Charles Alling silaturahmi ke Kesultanan Koetai Kartanegara Ing Martadipura. Danrem menyambangi Sultan Adji Muhammad Arifin (Sultan Kutai XXI) di Kedaton Kesultanan Koetai […]