Sakit Gigi Di Masa Pandemi? Anda Harus Lakukan Ini Sebelum Ditangani Dokter

Kliknusantara.Com | Mengalami sakit gigi mungkin terasa sepele bagi mereka yang belum atau tidak sedang mengalaminya. Ya, seperti syair lagu Dangdut, ‘lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati‘.

Namun jika sakit itu bercokol di rongga mulut anda, maka sakitnya segera mengundang sakit hati. Seakan menusuk rasa sensitif hingga mudah marah. Makanan favoritnya pun takkan disentuh. Bahkan tak jarang seisi rumah jadi ‘musuh’.

Saat mengalami sakit yang satu ini, pada umumnya mereka baru teringat dengan dokter gigi. Saat itu baru tersadar kalau masih punya gigi dan perlu penanganan dokter gigi.

Bagaimana jadinya jika itu terjadi pada masa pandemi Covid-19 ini?

Nampaknya anda mesti bersabar dan menahan rasa nyut-nyut beberapa waktu. Pasalnya anda tidak bisa bebas langsung datangi dokter di Puskesmas, Klinik ataupun dokter praktek untuk perawatan.

Pada masa pandemi Covid-19, dokter sangat berhati-hati dan tidak bebas menerima pasien. Ada prosedur terkait hal tersebut. Dokter tidak serta merta langsung menerima anda begitu saja.

Bahkan untuk di Puskesmas masih belum bisa melayani tindakan medis, semisal cabut gigi dan lainnya berupa tindakan langsung kontak pasien. Hanya bisa konsul dari jarak tertentu dan setelah itu di beri obat.

“Kami belum bisa melayani untuk tindakan, kalau sekedar konsultasi penyakitnya masih bisa. Belum ada petunjuk dari atas yang membolehkan,” kata petugas medis di salah satu Puskesma di kawasan Jakarta selatan, Rabu (10/6/2020).

Sementara untuk di klinik dokter praktek, hal yang sama terjadi. Hanya saja tidak seperti di Puskesmas yang menolak tindakan medis sepenuhnya.

Sejumlah klinik Dokter gigi memasang pemberitahuan tertulis di depan kliniknya. Tercantum pemberitahuan yang mengharuskan adanya perjanjian melalui telepon seluler. Dalam pemberitahuan itu telah dicantumkan nomor WhatsApp yang mesti dihubungi.

Drg. Sri Wahyuningsih yang ditemui di kliniknya, Rabu petang (10/6) mengatakan bahwa untuk pelayanan di kliniknya mesti ada kesepakatan atau janjian terlebih dahulu dengan pasien.

“Kami tidak bisa melayani pasien secara langsung dan tiba-tiba. Terkait dengan Covid-19 ini. Kami harus lakukan tanya jawab dulu denga pasien. Tanya jawabnya lewat WhatsApp,” ujar drg. Yuni panggilan akrab Sri Wahyuningsih.

Dokter Yuni pun menunjukkan nomor hp kepada pasiennya dan meminta konsultasi lewat ponsel. Ia akan mengajukan sejumlah pertanyaan yang mesti dijawab secara jujur oleh calon pasien.

Sejumlah pertanyaan diajukan dalam bentuk quesioner atau lis pertanyaan yang intinya bisa disimpulkan calon pasien tidak sedang terpapar Virus Covid-19.

Setelah menjawab sejumlah lis pertanyaan itu dan dapat disimpulkan bahwa calon pasien bebas dari indikasi Covid-19, Dokter segera memberi jadwal saat kapan pasien bisa datang untuk dilakukan perawatan maupun tindakan medis.

Menurut drg. Yuni, dalam sehari ia hanya bisa tangani Dua pasien. Itu pun waktunya sesingkat mungkin. Olehnya pasien dipersilahkan konsultasi melalui ponsel.

Pasien disilahkan menyampaikan keluhannya melalui plikasi WA. Bahkan diminta mengirim foto gigi yang sakit yang akan mendapat perawatan atau tindakan.

Hal lainnya yang mesti dipenuhi menurut Yuni, pasien harus menggunakan masker. Hanya dilepas saat ada tindakan perawatan.

“Kalau pasien ingin menanyakan sesuatu, sebaiknya lewat WA saja, karena saat di ruangan tidak dibenarkan berdialog dan tanya jawab lagi,” terang Sri Wahyuningsih…….. (Mrf)

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Camat Tirtamulya dan Unsur Forkopinca Resmikan Karang Sinom Sebagai Kampung Tangguh

Fri Jun 12 , 2020
Kliknusantara.com [Karawang -Jawa Barat] – Desa Karang Sinom Kecamatan Tirtamulya Kabupaten Karawang Resmi menjadi Kampung Tangguh setelah Camat Tirtamuya, Dindin Rachmady beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tirtamulya, Selasa (09/6]2020) Kampung Tangguh merupakan program Kapolres Karawang itu diterapkan di Kecamatan Tirtamulya. Hadir dalam peresmian itu, AKP Suparwadi S. selaku […]