Respon Laporan Camat Bunta, Wagub Sulteng Turun Lapangan Sidak Dua Perusahaan

Kliknusantara.Com [Banggai-Sulteng] – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Dr H Rusli Baco Dg. Palabbi, S.Sos., SH.,MH., melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke PT. Aneka Nusantara Internasional (PT ANI) dan PT. Dahatama Adikarya berlokasi di Kecamatan Bunta, Kabupaten BanggaI, Selasa, (21/07/2020).

Sidak Tersebut utk menindaklanjuti dan menanggapi surat dari Camat Bunta yang mengeluhkan beberapa hal menyangkut kedua perusahaan tersebut yang dinilai beroperasi tidak sesuai ketentuan.

PT ANI adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan Nikel yang beroperasi di Desa Hion. Sementara PT. Dahatma Berkarya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Kayu yang beroperasi di Desa Huhak Kecamatan Bunta.

Dalam Isi Surat Dengan Nomor : 540/261/Kec.Bta/2020 Tersebut Tercantum Mengenai Beberapa Permasalahan Yang Menyangkut Kedua Perusahaan Tersebut, Yakni Untuk PT ANI
1. Soal Penambangan Yang Tidak Melibatkan Team Teknis, Sehingga Mengakibatkan Lingkungan Yang Parah.
2. Standarisasi Pengajian Karyawan Tidak Berdasarkan UMP Provinsi Maupun UMK Kabupaten Serta Karyawan Tidak Memiliki Kontrak Kerja Yang Jelas.
3. Laporan Realisasi pengiriman Bahan Tambang Nikel dari pihak Kapal Tidak Pernah Ada. 
4. Hubungan Perusahaan Dengan Pemerintah Kabupaten Maupun Kecamatan Tidak Berjalan Normal, Karena Pihak Perusahaan Menganggap Bahwa Pihak Pemerintah Kecamatan Maupun Kabupaten Tidak Punya Wewenang Dalam Mengevaluasi Dengan Dalih Izin Yang Mereka Jalankan Adalah Izin Yang Dikeluarkan Oleh Pemerintah Provinsi. 

Dalam surat tersebut juga menyebutkan bahwa PT. Dahatama Adikarya yang bergerak pada Bidang Loging Kayu disebutkan bahwa Direktur dan Manajemennya tidak jauh berbeda dengan apa yang diterapkan oleh pihak PT. ANI.

Olehnya Atas Dasar Inilah Wagub Sulteng Yang Didamping Oleh Anggota DPRD Provinsi Ronald Gulla Bersama, Perwakilan Nakertrans, UPT ESDM, UPT KPH Balantak, Camat Bunta, Kapolsek Bunta, Danramil.

Terkait Hal Itu Wagub Menyampaikan Kepada Perwakilan PT ANI yang sempat Hadir Pada kesempatan tersebut menyampaikan Agar Pihak PT ANI Berkerjasana Dengan Pemerintah dan Pihak Terkait Untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, dan juga wagub menyampaikan agar lubang-lubang bekas penggalian tambang tersebut agar segera ditutup agar tidak terjadi hal yang di inginkan, dan juga meminta pihak perusahaan agar dapat meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan dan juga meminta kepada dinas kehutanan agar utk melakukan pengawasan agar jgn sampai penambangan masuk ke kawasan hutan lindung.

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Berpetualang, Susuri Pesona Pantai Pa’lampuang Cikal Bakal Wisata Bahari Selayar

Wed Jul 22 , 2020
Kliknusantara.Com [Selayar-Sulsel] – Penamaan Pa’lampuang, untuk salah satu kawasasan pesisir pantai berpasir putih yang berlokasi di Desa Bontomalling, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, mengantar langkah kaki, untuk menyusuri lebih jauh, lokasi pantai, yang tepat berhadapan dengan gugusan Pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu itu. Di lokasi ini, sejumlah bentuk keunikan […]