Purwakarta Bentuk Dewan Pendidikan, Tokoh Muda Pendidikan Anak Jalanan Ini Turut Mendaftar

KLIKNUSANTARA.COM, Purwakarta-Jabar | Sesuai peraturan UU Republika Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional, Dewan Pendidikan dibentuk setiap 5 tahun sekali sekaligus penggantian masa bhakti.

Menurut salah satu peserta calon Dewan Pendidikan, Andri Fernandez selaku Ketua dari salah satu Organisasi Gabungan Anak Jalanan mengatakan untuk purwakarta sosialisasi pendaftaran dimulai melalui medsos pada tgl 10 juli sampai 20 juli 2020.

Ada pun syarat administrasinya, Ijasah terakhir, NPWP, Fotocopy KTP, Surat Rekomendasi dari Organisasi dan membuat artikel kurang lebih 7 halaman dengan judul membangun kemitraan dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter di Kabupaten Purwakarta.

Program ini di ikuti oleh 33 peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Purwakarta dengan beberapa tahapan, tahap pertama melalui google drive untuk mengisi pengisian formulir pendaftaran dan syarat administrasi,

Paraenentuan hasil seleksi tahap pertama dilihat dari segi kelengkapan administrasi, tulisan artikel, dan tahap kedua Wawancara di disporaparbud sekaligus mempresentasikan kajiannya.”07/08/2020

Kepada awak media ini, Andri mengungkapkan alasan dia berpartisipasi ikut mendaftar sebagai calon Dewan Pendidikan di Purwakarta. Andre yang mengaku sangat peduli terhadap pendidikan khusus nya di Purwakarta. Apa lagi tujuannya adalah mewujudkan pendidikan yang berkarakter.

Andri pun mengaku bahwa tidak berkecil hati meskipun peserta lain yang mendaftar banyak yang lebih memiliki kualitasnya dibanding dirinya. Ia pun mengaku sempat minder karena hanya lulusan SMA tidak seperti yang lainnya.

“Tetapi saya yakin dengan kemampuan saya yang saya miliki dan rasa perhatian saya terhadap pendidikan di Purwakarta. Karena bagi saya setiap warga negara berhak untuk menjadi apapun, meskipun nantinya saya tidak lolos untuk tahapan akhir,” ungkap Andri.

“Saya tetap akan terus semampu saya untuk bisa memberikan kontribusi agar bisa menjadi manfaat bagi masyarakat tentunya. Di balik itu saya yang mewakili dari gabungan anak jalanan akan tetap berikan kepada anak anak binaan saya dalam mengedukasi dibidang pendidikan,” tambahnya.

Dikatqkannya, ada beberapa konsep dan gagasan yang ia paparkan ketika seleksi presentasi dan wawancara. Ia berharap semoga dengan konsep dan gagasan itu bisa memberikan manfaat bagi pendidikan di Purwakarta demi mewujudkan pendidikan yang berkarakter.

“Dengan harapan yaitu bangsa indonesia khususnya Purwakarta harus lebih memperhatikan pendidikannya, entah itu dengan cara apapun agar para peserta didiknya mampu menjadi daya saing bagi negara negara lainnya,” tutupnya

(A H)

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

KAMI, RUU BPIP, DAN TRITURA

Sat Aug 8 , 2020
Oleh:Abdullah Hehamahua KLIKNUSANTARA.COM KAMI dan Pelengseran SoekarnoKAMI Sulsel yang dipimpin JK (Jusuf Kalla) memberangkatkan rombongan mahasiswa untuk berunjuk rasa di Jakarta mengikuti Sidang Umum Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (SUI MPRS). SUI MPRS berlangsung dari tanggal 8 – 11 Maret 1967. KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) Sulsel juga bergabung dalam […]