Perbaiki Sistem Sanitasi Warga, Pemdes Ogolali Bagikan Bahan Pembuatan Jamban Keluarga

Kliknusantara.Com | Ogolali_Tolitoli | Program stunting menjadi prograam prioritas di Desa Ogolali Tahun 2020. Adapun programnya dalah memperbaiki sistem sanitasi dengan kegiatan pembuatan jamban keluarga. Keterangan disampaikan Kades Ogolali melalui Sekdesnya, Burhanuddin pada Rabu (26/8/2020) di Desa Ogolali Kecamatan Dampal Utara.

Menurut Burhanuddin program tersebut menjadi prioritas mengingat di Desa Ogolali warga yang miliki jamban keluarga sampai saat ini cuma di angka 15 persen. Untuk ini Pemdes Ogolali tahun 2020 inginkan 100 persen warganya sudah miliki jamban keluarga. Sehinnga tidak lagi di sembarang tempat seperti di sungai.

“Makanya pada Musyawarah Desa (Musdes) tahun 2019 seluruh warga sepakat terkait kepemilikan jamban keluarga supaya di anggarkan dari DD 2020,” terang Burhanudin.

Berdasarkan Musdes itu, dualokasikan anggaran untuk mengakomodasi usulan warga. Pemdes Ogolali pun merealisasikan usulan tersebut tahun ini.

Dikatakan Burhanuddin pihaknya selaku Pemdes Ogolali menyiapkan bahan untuk pembangunan jamban keluarga berupa:

  • kloset satu buah
  • semen 2 sak
  • pipa 3 inci panjang 2 m
  • buis beton 2 buah
  • penutup buis beton satu buah

Semua alat dan bahan yang sudah disediakan oleh Pemdes Ogolali akan dibagikan ke setiap rumah yang belum miliki jamban di Ogolali. Adapun jumlah keseluruhan rumah yang sudah terdata sebanyak 153 KK,

Dijelaskannya, untuk pembuatan jamban itu, menjadi beban pemilik rumah. Hal itu menurutnya terkait swadaya kerja yang ditanggung oleh pemilik rumah itu sendiri.

Sekdes Ogolali itu mengatakan sebelum bahan dan alat jamban di bagikan, Kepala Dusun, kembali mendatangi pemilik rumah yang terdata untuk menandatangani perjanjian terkait kesiapan membuat sendiri jamban keluarga itu.

“Dalam jangka 60 hari setelah dibagikanya alat dan bahan, jamban keluarga, sudah harus bisa difungsikan. Alhamdulillah semua pemilik rumah yang terdata bersedia menandatangani perjanjian tersebut,” ungkapnya.

“Sampai saat ini pembelian bahan dan alat sudah mencapai 90 persen. Kalau sudah mencapai 100 persen baru di bagikan ke rumah yang sudah terdata. Pembelian alat dan bahan secara bertahap berhubung dana desa cairnya juga secara bertahap,” tutupnya…..(Abi).

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tak Dapat Perhatian Pemda, DPRD Tolitoli Pun Diam, Jembatan Ambruk Lumpuhkan Kegiatan Warga Salumbia

Sat Aug 29 , 2020
Kliknusantara.com|Salumbia_Tolitoli|Akibat terjangan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, telah mengakibatkan ambruknya Jembatan yang terletak di Dusun Bolotu Desa Salumbia Kecamatan Dondo. Sejak itu aktivitas warga lumpuh karena akses masuk tidak dapat dilalui kendaraan jenis apapun. Ironisnya, jembatan dibiarkan terbengkalai tanpa upaya mengatasinya oleh otoritas di Kabupaten Tolitoli. Pemerintah Desa telah […]