Pengganti Kapolri, Pengamat Intelijen: Komjen Gatot Eddy Pramono Paling Tepat

Gatot Eddy Pramono saat masih menjabat Kapolda Metro Jaya dan berpangkat Irjen

Kliknusantara.com | JAKARTA – Masa akhir pengabdian Jenderal Polisis Idham Azis di Polri semakin dekat. Sejumlah Suksesornya dari kalangan Bintang Tiga maupun Bintang Dua sejak lama memenuhi daftar catatan para pengamat kepolisian.

Setidaknya ada 6 Pati Polri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) yang sering jadi perbincangan di kalangan umum. Pangkat Buntang Tiga menjadi persyaratan utama pengganti Kapolri.

Bagi pengamat intelijen dan Keamanan dari UI, Stansilaus Riyanta, ada beberapa pertimbangan penting untuk calon Kapolri. Selain harus memenuhi syarat pangkat Bintang Tiga atau Komjen, pertimbangan sisa masa kerja dan kapabilitas serta integritas adalah sesuatu yang urgen.

“Selain syarat Komjen dan sisa masa kerja yang pas tentu harus mempunyai kapabiltas dan integritas,” sebutnya.

Bang Stanlis (demikian para aktivis menyapanya), mengatakan dari berbagai syarat dan pertimbangan itu sejumlah Komjen aktif saat ini berpeluang. Sebut saja Rycko Amelza Dahniel, Listyo Sigit Prabowo, Agus Andrianto, Gatot Eddy Pramono, Agung Budi Maryoto dan Boy Rafli Amar.

Analisa Pengamat Intelijen ini, dari sejumlah nama itu, Komjen Gatot Eddy Purnomo adalah sosok yang paling pas menggantikan Idham Azis. Menurutnya sosok Gatot ideal dari sisi pangkat, jabatan, sisa masa aktif, kapabilitas dan integritas.

Menjawab Kliknusantara.com saat ditanya kecocokan sosok Wakapolri itu dengan dinamika nasional saat ini. Stanlis mengatakan justru sosok Gatot yang tepat dengan dinamika saat ini. Alumni Akpol 1988, dengan masa dinas aktif hingga 2023 itu menurutnya sangat tepat.

Stanlis menilai penting faktor kenyamanan dari sisi senioritas dan junior di tubuh korps baju coklat itu. Analisanya menganggap senioritas itu sangat penting untuk bisa merangkul semua pihak di tubuh Polri. Walau demikian ia tak menampik peluang Komjen junior untuk jadi pucuk pimpinan Polri jika Presiden dan DPR menunjuknya.

“Komjen Gatot lebih tepat karena memang pengalaman yang panjang dan kuat dalam penguasaan internal Polri. Selain itu juga relatif tidak ada isu menjadi bagian kubu tertentu. Usia kerja juga ideal tidak pendek atau terlalu panjang,” paparnya kepada media ini, Kamis malam (17/12/2020).

“Namun tentu semua kembali kepada pilihan Presiden dan hasil fit and proper test di DPR. Siapapun yang akhirnya dilantik oleh Presiden adalah yang terbaik dan harus didukung,” pungkasnya……(Ma’ruf).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tingkatkan Kedisiplinan Dan Kewaspadaan Linmas, Babinsa Berikan Arahan Dan Wasbang

Fri Dec 18 , 2020
Kliknusantara.com | MUARA KAMAN – Tingkatkan kedisiplinan dan kewaspadaan diwilayah binaan, salah satu Bintara pembina desa (Babinsa) Koramil 0906-08/Muara Kaman Kodim 0906/Tenggarong Serda Mukhlison berikan arahan dan wawasan kebangsaan kepada Linmas (Lintas Masyarakat), Jum’at, (18/12/2020). Dalam arahannya tersebut kepada Linmas yang dilaksanakan dihalaman kantor desa Benua Puhun, jalan M. Bakrie […]