Pencarian Korban Terkaman Buaya Di Tolitoli Berakhir, Keluarga Gelar Ibadah Dan Tabur Bunga

Iptu Dickry S, Kapolsek Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Kliknusantara.com | OGODEIDE – Pencarian korban terkaman buaya di Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli dinyatakan berakhir dengan dihentikannya pencarian oleh Tim Basarnas dan unsur TNI Polri serta relawan di Tolitoli hari ini Sabtu (2/1/21).

Peristiwa terkaman buaya yang terjadi pada 26 Desember lalu itu diakhiri meski hasilnya nihil. Pencarian yang dimulai tanggal 27 Desember itu berlangsung selama 7 hari. Korban adalah warga Desa Muara Besar bernama Iwan (40).

Rilis Humas Polres Tolitoli menyebutkan keluarga korban telah melakukan ibadah dan tabur bunga di lokasi kejadian peristiwa. Ibadah dipimpin Pendeta Jenri Manoso dan dihadiri sejumlah pihak di Posko Basarnas di Desa Bilo Kecamatan Ogodeide.

Diwakili saudara korban, Jongli Pangalila, keluarga mengucapkan terimakasih kepada Tim Basarnas selama Tuju hari telah bekerja maksimal tanpa kenal lelah.

Kendati tak ditemukan, menurut Kapolsek Ogodeide, Iptu Dickry S, keluarga korban telah mengikhlaskannya. Kapolsek yang dihubungi via ponsel membenarkan diakhirinya pencarian.

“Benar, sudah resmi diakhiri. Hasilnya nihil, korban tak ditemukan oleh Tim. Hanya senter yang digunakan dan peralatan panah ikan yang ditemukan,” terang Iptu Dickry.

Dijelasakan Kapolsek, setelah diakhirinya pencarian oleh Tim Basarnas, pihaknya melanjutkan pengambilan keterangan kepada 4 orang teman korban yang bersamanya saat peristiwa.

“Kami akan ambil keterangan merea (teman korban), untuk data-data yang mungkin saja diperlukan dikemudian hari. Itu juga sekedar berjaga-jaga,” imbuhnya……… (Redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Wisata Angkringan Kampung Belimbing Buka Pada Liburan Tahun Baru

Sat Jan 2 , 2021
Kliknusantara.com | MUSI RAWAS – Masyarakat diimbau untuk mematuhi peraturan tentang penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Disebutkan, Bagi masyarakat yang nekat melanggar ketentuan pencegahan Covid-19 akan ditindak secara hukum dan akan dikenakan Hukum Pidana. Namun pelarangan ini diduga tidak berlaku bagi Wisata Angkringan Kampung Belimbing (AKB) yang terletak di […]