Nelson Pomalingo Pernah Terbukti Berbuat Curang, (TSM) di Pemilukada Gorontalo Tahun 2011

ilustrasi

Editorial Redaksi:

GORONTALO- Nelson Pomalingo Pada Pilgub Tahun 2011 Pernah Terbukti Melakukan Pelanggaran Pemilu yang Bersifat TSM (Terstruktur,Sistematis dan Masif) Dan di Vonis Berbuat Curang Oleh Mahkamah Konstitusi,saat Itu Nelson Pomalingo sebagai Calon Wakil Gubernur Berpasangan Dengan David Bobihoe dalam Pemilukada Gubernur Tahun 2011.

saat itu Pasangan David Bobihoe-Nelson Pomalingo di Gugat Oleh Gusnar Ismail -Toni Uloli Karna David-Nelson dianggap Melakukan Pelanggaran yang Cukup Parah Berupa TSM, Dalam putusan sengketa Pilkada Gorontalo ini, MK juga mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian, yakni dengan mengurangi perolehan suara Pasangan Calon Nomor Urut tiga atas nama David Bobihoe Akib dan H Nelson Pomalingo.

Melansir dari Arsip Sidang MK saat itu dan beberapa Arsip Media Online Nasional seperti Detik.com, Jpnn yang Menyebutkan Putusan Sidang,Yaitu: “Membatalkan perolehan suara Pasangan Calon Nomor Urut tiga atas nama David Bobihoe Akib dan H Nelson Pomalingo dalam Pilkada Gorontalo Tahun 2011 sejumlah 105.148 suara yang didapatkan dari Kabupaten Gorontalo,” terang Prof Mahfud MD. Prof Mahfud MD Saat itu adalah Hakim MK dan Ketua Mahkamah Konstitusi.

adanya pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif yang dilakukan oleh Pasangan Calon H David Bobihoe Akib- H Nelson Pomalingo. Pemohon menilai bahwa sebagai Bupati Kabupaten Gorontalo dengan melibatkan aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dalam bentuk pengerahan seluruh camat dan seluruh kepala cabang dinas pendidikan.

“Dengan alasan-alasan tersebut, menurut Mahkamah Konstitusi, dalam rangka memajukan demokrasi dan pembelajaran guna melepaskan diri dari kebiasaan praktek pelanggaran yang bersifat sistematis, terstruktur, dan masif, Mahkamah perlu membatalkan perolehan suara sah Pasangan Calon Nomor Urut 3 yaitu David-Nelson sebagai pelaku kecurangan khusus perolehan suaranya yang didapatkan di Kabupaten Gorontalo,” beber Hakim Konstitusi Acmad Sodiki, saat membacakan pertimbangan MK.[]/:dtk

Kecurangan Pemilu dan Arsip Gugatan Atas Nelson di MK.

Pada Tahun 2021 ini,Nelson Pomalingo Kembali di Gugat di DKPP dan Mahkamah Konstitusi Karna Persoalan Pelanggaran Pemilu,Pada 2015 yang Lalu Nelson Juga di Gugat dengan Hal yang sama Oleh Rustam Akili dan Toni Junus.

Nelson Pomalingo Sudah 3 Kali di Gugat di Mahkamah Konstitusi Karena Pengadu Menganggap Nelson Melakukan Pelanggaran Pemilu,TSM atau Curang. Nelson Pomalingo di Gugat Pada Tahun 2011,2015 dan 2021.

Pada Gugatan tahun 2011,Nelson Pomalingo yang saat itu Berpasangan dengan David Bobihoe dalam Pemilukada Pilgub Gorontalo Terbukti Melakukan Kecurangan,Pelanggaran TSM (Terstruktur,Sistematis dan Masif) dan di Vonis Oleh Mahkamah Konstitusi berupa Membatalkan Perolehan Suara Pasangan David Bobihoe -Nelson Pomalingo di Kabupaten Gorontalo.

Pada Gugatan Tahun 2015,Nelson Pomalingo yang saat itu Berpasangan dengan Fadli Hasan Lolos dari Vonis MK dan Menang Sengketa, Mungkinkah pada Gugatan di Tahun 2021 ini Nelson Pomalingo Akan Lolos lagi dari Vonis MK ,Padahal Bukti-Bukti dan Rekomendasi Bawaslu dan Hasil Sidang di DKPP Sudah sangat Jelas ,Sebuah Pertanyaan Untuk Keadilan dan Supremasi Hukum Kita ???, Ataukah Nelson Pomalingo di Vonis Melakukan Pelanggaran seperti Pada Tahun 2011 yang Lalu ?. []/mkri/dtk/jpnn

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ketua DPD RI Apresiasi Kerja Cepat TNI AL Kirimkan Baju APD ke Mamuju

Mon Jan 25 , 2021
Kliknusantara.com | JAKARTA – Dengan memanfaatkan KRI OWA-354, TNI AL bergerak cepat membawa APD dari Surabaya menuju Mamuju, Senin (25/1/2021). Apresiasi diberikan Ketua DPD RI yang mengatakan tindakan ini turut membantu pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19. Menurut Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, […]