Pimpinan Umum

Narkoba Jerat Para Juragan dan Seleb, Polri Tegakkan Rehabilitasi?

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kasus narkoba para juragan kaya di tangan Polri berujung rehabilitasi

SOROT REDAKSI, Kliknusantara.com - Kembali kita pertanyakan keseriusan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menegakkan hukum pada kasus penyalahgunaan narkoba.

Beberapa kasus di daerah, nampak aparat kepolisian beringas menangani kasus narkoba, Temuan kasus dengan kadar kecil tanpa kompromi diajukan ke meja persidangan hingga vonis dijatuhkan hakim.

Ya, itu rupanya kasus yang menimpa masyarakat kecil yang tergiur bujuk rayu para pengedar. Kadang juga mereka dijadikan kurir atau pengedar paketan kecil oleh para bandar narkotika.

Wajah berbeda diperlihatkan saat menangani kasus narkoba yang pelakunya adalah para pesohor, selebriti apalagi anak pejabat kaya. Kecenderungan belakangan ini, kasus Narkoba yang dialami para juragan berduit berakhir dengan rehabilitasi.

Rehabilitasi seolah jadi jalan putus penanganan kasus oleh kepolisian sekaligus jalan 'penyelamatan' bagi para 'juragan' berduit itu.

Kasus teranyar yang melibatkan seleb bernama Reza Pardede atau yang dikenal dengan Coki Pardede. Ia diamankan pihak Polres Metro Tangerang.

Dalam konferensi pers pada Sabatu (4/9/21) di Polres Metro Tangerang, Kota Tangerang, KAbid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan Tiga orang sebagai tersangka dan akan diproses hukum.Ketiganya adalah Coki Pardede dan dua orang liannya, perempuan bernama Welly selaku pengedar dan seorang bandar bernama RiskiĀ 

"Tiga orang sementara sebagai tersangka. Kami akan proses," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Sabtu (4/9/2021).Tak berselang lama, proses hukum tak lagi terdengar. Berganti nama rehabilitasi. Status tersangka pun sirna. Bahkan Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo menyebutkan Coki Pardede adalah seorang pecandu.Itu diartikan ia adalah korban."Saudara Coki ini kalau lihat dari kronologis pengungkapan kita, ini pengguna, dia pecandu. Dia sebagai korban dari narkoba, bandarnya kita dapat, proses penyidikan masih berjalan terus," jelas Pratomo di Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu (4/9).Lebih jauh Pratomo mengungkapkan jika Coki Pardede aktif mengonsumsi sabu sejak satu tahun terakhir. Meski begitu, Coki Pardede disebutkan sudah mengenal narkoba sejak kuliah.Kini Coki Pardede melenggang ke taman rehabilitasi ditemani sang kurir pengedar beserta bandarnya. Alih-alih menggulung kasusnya, pelaku kejahatan narkotika itu menghirup udara segar di tempat rehabilitasi. Sungguh sebuah tontonan tak menarik, Polri menggelontorkan anggaran biaya opersional dengan petugas terlatih untuk melakukan pengintaian, pengungkapan dan penangkapan. Pada akhirnya toh juga berujung pada rehabilitasi dengan berbagai alibi yang dikemukakan.Berderet kasus serupa yang menimpa para orang kaya itu, lalu dibri kehormatan untuk rehabilitasi meski setelahnya ia kembali terjerembab lagi dalam kejahatan yang sama. Sebut saja kasusnya Ridho Rhoma, putra mahkota si Raja Dangdut.Belum lama berselang, rasanya masih hangat dalam ingatan. Kasus yang terjadi pada pesohor lainnya, Ardi Bakrie bersama istrinya, Nia Ramadhani yang juga pesohor di negeri ini.Kasusnya sama, bahasa Polisi pun senada, Rehabilitasi.Siapa tak kenal kedua sosok suami istri itu? Sepertinya memang jalan paling pantas untuk para juragan itu adalh rumah rehabilitasi. Jeruji besi seperti bukan dibuat untuk mereka. Khusus untuk orang kecil dan tak berdaya.Maka ketika para pesohor, para juragan di negeri ini terjerembab perilaku setan dengan barang haram itu, mereka harus tetap terhormat. Kepada mereka, Polisi tak boleh menegakkan hukum. Sehingga yang pantas adalah menegakkan Rehabilitasi....... (Redaksi).

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)