KUD Martiban Desak PT GSSL Tambah Kompensasi Bulanan Naik Jadi 1 Juta Rupiah

Pengurus dan anggota KUD Martiban saat Desak PT GSSL Tambah Kompensasi Bulanan Naik Jadi 1 Juta Rupiah, Sabtu 17 Oktober 2020.

Kliknusantara.com | MUSI RAWAS – Koperasi Unit Desa (KUD) Martiban Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), merupakan mitra dari Perusahaan PT. GUNUNG SAWIT SELATAN LESTARI (GSSL) Menuntut hak plasma kepada perusahaan PT. GSSL, Sabtu 17 Oktober 2020, di jalan masuk keperusahaan PT, GSSL di Muara Kati.

Menurut keterangan Ketua KUD Martiban Aris Suwarno, surat sudah disampaikan kepada pihak perusahaan meminta kenaikan kompensasi lahan plasma pada hari selasa tanggal 13 Oktober 2020,

Meski demikian, sampai hari jumat belum ada tanggapan dari pihak perusahaan.

Atas inisiatif serta kekompakan anggota Plasma, hari Sabtu (17/10), Puluhan anggota menghentikan mobil angkutan perusahaan. Langkah itu diambil sebelum ada jawaban dan titik terang dari perusahaan PT. GSSL.

Pada saat itu Kapolsek Muara Beliti, hadir di lokasi dan mengajak Ketua besert Anggota Koperasi Untuk mediasi, duduk di depan rumah warga disamping jalan menuju ke Lokasi Perusahaan PT. GSSL.

Bersamaan waktu hadir langsung Manager Perusahaan PT. GSSL Ir. Syaripudin Munthe, MM., disertai Kuasa Hukum, Paralegal dan Rombongannya.

Ketua KUD dan Anggota Koperasi menyampaikan langsung yang menjadi tuntutan mereka kepada Manager PT. GSSL.

Pertama, meminta kompensasi setiap bulan dari 500 rb naik menjadi 1 jt, Dengan alasan Buah Sawit yang panen setiap bulannya bertambah. Hal itu mengambil perbandingan dengan Perusahaan Kelapa Sawit di PT. AKL, kompensasi mencapai Satu juta lebih.

Manager PT. GSSL Ir, Syaripudin Munthe, MM., menjelaskan aspirasi dan harapan anggota lahan plasma akan disampaikan kepada pimpinan.

“Aspirasi dan harapan anggota lahan plasma akan saya sampaikan dengan pimpinan. Tapi harus ada makanisme yang baik disampaikan, bukan cara seperti ini. Harus diadakan rapat dulu, karena saya juga anggota Plasma KUD Martiban,” jelasnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum PT. GSSL membantah, “tidak bisa mengabulkan tuntutan anggota plasma duitnya dari mana untuk menaikkan secepat ini, harus ada cara yang baik, jangan memaksa, harus ada surat dulu yang diajukan ke Pimpinan Perusahaan”.

Mendengar ucapan penasehat Hukum seperti itu, salah satu anggota plasma, Rendi, memberikan penjelasan, “jika kita kalkulasikan jumlah batang sawit yang menggunakan bibit unggul dirawat, 1 Ha lahan sawit, sangat mudahuda bagi perusahaan untuk mengabulkan harapan anggota plasma sebesar 1 jt per bulan, di waktu jeda sebelum angkat kredit, dananya dari hasil panen buah sawit plasma ini. Perlu diketahui penasehat hukum, kita sama, saya juga penasehat hukum”.

Ahirnya disepakati antara perusahaan dan anggota Koperasi untuk mengajukan surat permohonan, untuk menaikkan Kompensasi dengan cara harus ada berita acara rapat Anggota Koperasi tutup Pak Manager Perusahaan PT. GSSL…..(Znr).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Rakerda Gapeknas Jatim, LaNyalla Beberkan 10 Persoalan di Sektor Jasa Konstruksi

Sun Oct 18 , 2020
Kliknusantara.com | SURABAYA – Dalam Rapat Kerja Daerah Gapeknas (Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional) Jawa Timur, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan para pelaku usaha jasa konstruksi untuk siap memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Menurutnya, pelaku industri jasa konstruksi dalam negeri wajib untuk memperbaiki kualitas daya saing jasa dan […]