KPU Sosialisasikan Persyaratan Pencalonan Untuk Pilkada Tolitoli

Kliknusantara.Com | Tolitoli-l_Sulteng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli melakukan sosialisasi syarat calon dan persyaratan pencalonan bagi bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur partai politik yang akan mengikuti Pilkada Tolitoli pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU Tolitoli, Sulaiman menyampaikan, peserta dalam kegiatan ini berasal dari unsur partai politik.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting diketahui oleh Parpol yang akan mengusung bakal pasangan calon. Sebab, ada beberapa formulir yang harus diisi nantinya oleh Parpol yang akan mengusung bakal pasangan calon.

“Karena bakal pasangan calon bupati nanti pada saat ia mendaftar ada persyaratan yang harus dipenuhi salah satunya misalkan SKCK, ada juga keterangan dari pengadilan terkait belum pernah di pidana,” kata Sulaimen pada pembukaan kegiatan, Kamis (20/8/2020).

Sulaiman menjelaskan, untuk waktu pendaftaran calon dimulai dari tanggal 4 hingga 6 September 2020 mendatang. Kata dia, untuk pendaftaran 4 hingga 5 Desember dibuka dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB. Sedangkan untuk 6 Desember, pendaftaran dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

“Ada beberapa formulir yang harus diisi oleh partai politik yang akan mengusung bakal pasangan calon, kami juga membuka help desk agar pelayanan makin baik, disitu parpol bisa bertanya terkait penyerahan dukung pendaftaran bakal pasangan calon,” ungkapnya.

Namun, kata dia, hanya ada 10 partai politik di Tolitoli yang bisa mengajukan bakal pasangan calon diantaranya PPP, Golkar, NasDem, PBB, Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, PDI-P dan Hanura.

“Syaratnya 20 persen dari kursi di DPRD Tolitoli dari 30 kursi berarti 6 kursi atau 25 persen dari surat suara yang sah, tetapi partai yang bisa mengajukan adalah partai yang mendapatkan kursi di DPRD Tolitoli, ada 10 partai yang mendapatkan kursi di DPRD Tolitoli,” jelasnya.

Selain persyaratan di atas, syarat lain yang harus dimiliki oleh bakal pasangan calon ialah surat keterangan sehat dari dokter, surat keterangan bebas narkoba dari BNN dan surat keterangan sehat dari dokter psikologi.

“Nanti setelah pendaftaran mereka (Bapaslon) akan ada proses pengecekan kesehatan. Kami juga akan melakukan koordinasi dengan IDI, BNN dan himpunan psikologi. Persyaratan itu wajib,” tegasnya.

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Menanam Kopi Digandrungi Warga Dusun Salusupande Desa Ogomatanang

Tue Aug 25 , 2020
Kliknusantara.Com | Ogomatanang_Tolitoli – Dari Empat Dusun yang ada di Desa Ogomatanang, salah satunya Dusun Salusupande yang kini warganya lagi gemar tanam kopi. Kegemaran menanam kopi itu muncul dikarenakan hasil dan harganya sangat menjanjikan. Hal itu dikemukakan Latolo, salah seorang petani kopi warga Dusun Salusupande kepada media Kliknusantara baru-baru ini. […]