HARI PAHLAWAN

Keceriaan Santri PAUD Rumah Quran Imam Syafii Palu, Generasi Tumbuh Penuh Cita dan Harapan Islami

$rows[judul] Keterangan Gambar : Keceriaan Santri PAUD Rumah Quran Imam Syafii Palu, Generasi Tumbuh Penuh Cita dan Harapan Islami saat menerima pembelajaran dari para ustadzah.

SIGI, Klik Nusantara | Keceriaan Santri PAUD Rumah Qur'an Imam Syafi'i (RQIS) Kota Palu, Sulawesi Tengah saat dikunjungi media ini, Selasa pagi (13/10/2021). 

PAUD yang berlokasi di Jl. Rapolinja Lrg. Imam Syafi'i, Tinggede, Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi, Sulteng itu saat dikunjugi, sedang giat belajar dalam ruangan yang dibimbing 2 orang Ustadzah. 

Menyambut kehadiran Pimpinan Umum Kliknusantara.com yang didampingi Pimpinan dan pendiri Rumah Qur'an Imam Syafi'i Palu, para santri tampak gembira dan tampak akrab menjawab salam.

Sambil terus beraktifitas belajar, 28 Santri yang terdiri putri dan putra itu berinteraksi dengan ramah serta ceria. 

Mereka tak ramai saling menunjukkan diri dengan gaya jenaka menjawab pertanyaan terkait cita-cita mereka. 

Terdengar ungkapan ramai mereka memberi jawaban. 

"Jadi Dokter, Polisi, Guru, Tentara, Koki, Ustad, Ustazah, Hafiz, Pemadam Kebakaran," jawab para Santri dengannya riuh saat ditanya cita-cita mereka. 

Dari jawaban-jawaban mereka yang nampak serius dan sepertinya memahami benar profesi yang mereka citakan, menunjukkan para santri tumbuh dan berkembang dengan cita dan harapan. 

Penerapan pendidikan santri PAUD /TK RQIS melalui para Ustadzah terlihat dicerna dan diserap dengan baik oleh para santri. Mereka menunjukkan sikap ceria ramai dan gaduh, namun tetap teratur patuh dan tertib. 

Selain belajar di ruangan, fasilitas belajar luar ruangan tersedia untuk pengembangan kemampuan motorik santri dalam menyertai pertumbuhan fisik mereka. 

Pembentukan karakter dari aspek afektif berupa kemampuan menghargai, menghormati, mematuhi orang tua mereka menjadi sikap Islami yang terbentuk dengan baik. 

Pimpinan Yayasan Amal Mutiara Insani yang juga pendiri RQIS Palu Ust. Muhlis La cinta kepada media ini mengatakan pentingnya penyiapan generasi yang penuh cita dan harapan untuk masa mendatang. 

"Kami berusaha menghadirkan pendidikan yang bisa mengembangkan generasi Qur'ani yang memiliki ilmu dan pengetahuan dynia dan akhirat," ujarnya saat berbincang dengan tamunya saat menyaksikan aktifitas para santri PAUD. 

Usatad Muhlis, terlihat memiliki semangat yang tinggi menghadirkan pendidikan berbasis keislaman. Di kompleks rumah miliknya seluas kurang labih 2.000 meter telah dibangun beberapa gedung dan fasilitas pendidikan dari usia dini, Dasar Remaja hingga ibu-ibu pengajian. 

Bahkan rumah kediamannya pun disulapnya menjadi kantor pengendali administrasi lembaga pendidikan yang didirikannya itu. 

"Ini rumah kediaman, saya sulap jadi kantor dan pusat kegiatan administrasi dan kegiatan belajar para santri," ungkapnya.

Lebih jauh soal kiprah dan gagasan ustad Muhlis Lacinta ini akan diturunkan dalam ulasan khusus di media ini.... (Tim). 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)