Kades Sandana Akui Terdaftar Penerima BST dan Uangnya Sudah Di Rekening, Begini Klarifikasinya

Zainuddin, Kepala Desa Sandana, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah

Kliknusantara.Com [Galang-Tolitoli] – Kades Sandana, Zainuddin mengklarifikasi pemberitaan media ini terkait namanya yang masuk daftar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) pada Jum’at (5/6/2020).

Desas-desus nama Kades Sandana terdaftar penerima BST diakui kebenarnnya oleh Kades Sandana. Ia memebetulkan informasi itu kepada redaksi Kliknusantara.com Jum’at dini hari setelah membaca pemberitaan terkait dirinya.

“Betul informasi itu pak, cuma saya mau jelaskan dan klarifikasi supaya dipahami duduk persoalannya,” kata Kades Sandana melalu sambungan selulernya.

Kepala Desa Sandana, Zainuddin yang familiar dengan panggilan Sarkodes itu dengan santai menjelaskan persoalan namanya masuk daftar penerima BST yang semestinya diperuntukkan bagi orang kurang mampu dan terdampak wabah Covid-19.

Menurut Zainuddin, berdasarkan data yang diterimanya dari Dinas Sosial, selain namanya, terdapat juga sejumlah nama lainnya yang tidak berhak menerima bantuan itu. Bahkan dirinya mengakui Dana BLT

“Mungkin data dulu sebelum kades bos,” tulis Zainudin melalui pesan whatsappnya mengklarifikasi daftar nama yang disodorkan kepadanya.

Zainuddin mengaku selama menjabat Kepala Desa Sandana, tidak perna memasukkan data seperti itu. Pihaknya pun telah mengklarifikasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli dan mengklar fikasi namanya dengan beberapa orang yang ada dalam daftar tersebut adalah kategori sangat mampu dan tidak berhak menerima bantuan tersebut.

“Seingat saya, tidak pernah mengusulkan daftar nama warga kurang mampu selama saya menjabat hingga saat ini memasuki Tuju tahun jadi Kades,” ujarnya

Zainuddin pun mengaku awalnya tidak percaya namanya masuk daftar penerima. Dikarenakan memang dirinya merasa tak pernah mengajukan daftar tersebut kepada pemerintah atau pun Dinas Sosia Toltioli.

“Saya pikir mungkin Zainuddin yang lain. Setelah saya cek nomor NIK, ternyata sama dengan nomor NIK saya. Jadinya saya klarifikasi ke Dinas Sosial,” akunya

Meski demikian, tetap saja ia terkejut setela rekeningnya terisi Rp.600.000 yang merupakanbeberapa waktu lalu.

Karena belum terkoreksi sesuai penjelasannya kepada Dinas Sosial dan tetap dana tersebut masuk rekening, Kades pun tak menyentuh dana tersebut.

Zainudin mengaku, jika dibolehkan, ia akan mengambil uang itu untuk diberikan kepada warganya yang terdaftar kurang mampu namun tidak menerima bantuan walau sudah terdaftar sebagai penerima….. (Redaksi).

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Detasemen Gegana Satbrimob Banten Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Pemukiman Warga Sekitar Mako

Sun Jun 7 , 2020
Kliknusantara.Com [Kota Serang-Banten] – Bhakti Brimob Banten kepada masyarakat untuk mencegah Covid-19 di wilayah pemukiman warga dan tempat ibadah terus dilakukan. Seperti yang dilakukan hari ini, 5 personil Den Gegana Brimob Banten yang dipimpin oleh Kasubden KBR Detasemen Gegana Satbrimobda Banten IPTU Lili Suhaeli melakukan penyemprotan disinfektan di Link Komplek […]