Pimpinan Umum

Jawa Barat Ikut Aksi Bersih-Bersih Serentak di Seluruh Dunia

$rows[judul] Keterangan Gambar : Tim World Clean Up Day Jawa Barat

Jawa Barat - Bandung, kliknusantara.com | World Cleanup Day (WCD) merupakan kegiatan bersih-bersih tahunan terbesar di dunia yang diadakan serentak di 158 negara termasuk Indonesia. Indonesia menargetkan 13 Juta orang, yaitu 5% dari seluruh penduduknya untuk turut serta berpartisipasi menyukseskan aksi ini, Kegiatan bersih-bersih tahun 2021 ini akan diadakan pada tanggal 12-24 September 2021.

Kegiatan WCD di Jawa Barat tahun 2021 ini dikelola oleh Junior Chamber International (JCI) Bandung yang merupakan salah satu organisasi non-profit, non-pemerintah. Kegiatan ini pun mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari aktivis lingkungan, juga dari pemerintah, terutama dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat.

“Saya sangat mendukung kegiatan World Cleanup Day ini dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat dan penggiat lingkungan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ucap ketua Dinas Lingkungan Hidup provinsi Jawa Barat (DLH Jabar), Dr. Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si.

Kegiatan ini pun mendapatkan dukungan dari Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, yang juga merupakan Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

“Kepada seluruh masyarakat Jawa Barat-ku tercinta, yuk ikut berpartisipasi menyayangi bumi dengan menjadi relawan,” ucap Atalia dalam video dukungan yang diunggah di akun Instagram @wcdid_jabar. 

“Yuk kita tunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan dengan aksi yang nyata mulai dari kita sendiri, karena sampah bukan warisan anak cucu kita,” katanya.

Aksi ini merupakan salah satu kegiatan mengkampanyekan semangat perubahan menuju Indonesia Bersih dan diadakan dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sampah dengan aksi yang nyata. Kegiatan utama yang akan dilakukan pada bulan September ini, adalah aksi bersih-bersih di tempat umum dan pilah sampah dari rumah.

Aksi “Bersih-Bersih di Tempat Umum”, yaitu kegiatan kerja bakti/gotong royong yang dilakukan di titik tertentu, seperti taman, pantai, gunung, dll. Dikarenakan pandemi COVID-19 masih melanda Indonesia, maka aksi ini hanya akan dilakukan di zona covid beresiko rendah, yaitu zona hijau dan kuning/orange, yang merupakan daerah yang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)-nya berada di level 1-2.

Organisasi atau komunitas dapat mengumpulkan orang-orang sebagai relawan untuk membuka titik cleanup. 

Kegiatan ini wajib dimonitor dan dikoordinasikan dengan tim WCD provinsi atau WCD kota/kabupaten. Info lebih jelasnya untuk mengikuti aksi ini dapat dilihat di akun instagram @wcdid_jabar atau @worldcleanupdayindonesia.


Aksi pilah sampah dari rumah ini dapat diikuti oleh siapapun dari berbagai kalangan. Hal ini bisa dilakukan dengan decluttering, yaitu merapikan atau membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai. Atau cukup dengan memilah sampah sehari-hari yang akan dibuang sesuai dengan kategorinya masing-masing. 

Kategori tersebut dapat dibagi menjadi sampah organik, sampah daur ulang, sampah residu, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), Barang-barang atau sampah yang sudah dipilah harus ditimbang terlebih dahulu, lalu laporkan hasil timbangannya melalui tautan https://linktr.ee/rekapwcd2021, paling lambat sampai tanggal 25 September 2021. Setelah ditimbang dan dilaporkan, sampah tersebut dapat dibawa ke fasilitas pengolahan sampah terdekat, yaitu Bank Sampah, TPS 3R, dll., agar dapat dikelola sebagaimana mestinya. Sampah tersebut juga dapat diserahkan kepada pemulung sekitar, karena biasanya pemulung sudah tahu fasilitas mana yang dapat mengelola sampah tersebut.

Diharapkan kepada seluruh warga Jawa Barat dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini, agar dapat memotivasi seluruh masyarakat Indonesia untuk memilah sampah terlebih dahulu dan tidak membuangnya begitu saja ke TPS/TPA.

“Jangan biarkan sampah di lingkungan Anda. Pilah pilih sampah, kelola, dan setorkan ke Bank Sampah,” ucap kepala DLH Jabar, Dr. Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si.

Dalam mengikuti kegiatan ini, setiap individu harus mendaftarkan dirinya terlebih dahulu ke website indorelawan melalui tautan https://indorelawan.org/p/worldcleanupday.


Untuk acara puncak peringatan World Cleanup Day di Provinsi Jawa Barat sendiri, berlangsung pada tanggal 19 September 2021 yang akan dilaksanakan secara online, pada pukul 09:00 – 14.00 WIB. Acara ini dapat disaksikan secara live di youtube dengan channel bernama “World Cleanup Day Jawa Barat”, dan juga dapat dihadiri melalui zoom, untuk berinteraksi langsung dengan narasumber. Link zoom dapat diakses melalui tautan lynk.id/wcdjabar yang juga telah disematkan di bio Instagram @wcdid_jabar.

Adapun acara ini, akan diselenggarakan di Aula Kantor DLH Jabar, Bandung yang akan dihadiri langsung oleh kepala DLH Jabar, Dr. Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si., sebagai narasumber. Acara ini pun akan dihadiri oleh wakil ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Hj. Lina Marlina Ruzhan, SE yang akan memberikan sambutannya di awal acara.

Dalam acara puncak ini akan ditayangkan berbagai video kegiatan yang dilaksanakan di berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat, pencapaian kegiatan WCD yang tengah berlangsung, dan acara-acara menarik lainnya yang juga dapat disimak melalui akun instagram @wcdid_jabar.

Selain itu, di siang hari juga akan diadakan sharing session bersama tim WCD Jawa Barat dan juga bersama INEZ yang akan dilanjutkan dengan pelaksanaan game dan pembagian doorprize. Acara ini pun didukung oleh Brotherhood For Nature Indonesia (bagian dari BB1%MC), sebagai mitra komunitas dan juga Bank Sampah Bersinar, sebagai mitra bank sampah.

“Jangan lupa informasikan kegiatan World Cleanup Day ini agar semua orang tahu bahwa sekecil apapun usaha kita dalam menjaga lingkungan akan berkontribusi kepada upaya perbaikan dan pemulihan fungsi lingkungan hidup. Sampai bertemu di tanggal 19 September 2021,” ucap Dr. Ir. Prima Mayaningtyas, M.Si., kepala DLH Jabar.

Sumber : Tim World Cleanup Day Jabar


A H/Red

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)