Fahri Timur Soal Foto Habib Riziq Sihab: Seperti Nabi Ibrahim, Hamba Yang Berada Di Jalan Haq Tidak Akan Dimakan Api

Kliknusantara.Com | Sangat keliru bagi mereka yang sedang merayakan Peristiwa KUDA TULI itu bertindak sebagaimana Video pembakaran foto HRS yang viral di Medsos.

Mereka tidak hanya merusak Citra PDIP sebagai partai Demokratis yang dikenal ramah terhadap dinamika Perbedaan Politik namun mereka makin memperluas jurang perbedaan dan Potensi Konflik dan ekstrimisme.

Pelaku pelaku yang dibawah Pimpinan BOEDY DJAROT ini nampaknya sedang kerasukan setan, mereka lupa kalau suatu saat nanti Penguasa dan partai partai Pengusungnya itu akan berganti, tumbang, mati dan pengaruhnya akan sirna.Namun tidak demikian dengan apa sedang di Perjuangkan oleh Orang yang mereka bakar dan cabik cabik gambarnya itu.

Umat Islam Indonesia tidak pernah membenci HRS dan apa yang sedang di Perjuangkannya. Sebagian orang boleh tidak senang , tidak suka dengan cara cara HRS memperjuangkan Perbaikan Kondisi Sosial dan Politik di Indonesia sebagai Tanah Airnya, namun Pokok pokok, nilai yang dilerjuangkannya itu bagian dari pada Cita Cita NKRI yang tertuang dalam Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945 yang harus terus diperjuangkan dijaga dan dipertahankan.

Gerakan gerakan Moral Keagamaan yang dia lakukan dalam menghadapi ke Mudharatan Sosial dan Politik harus diakui telah mengusik banyak orang yang kuat dan berkuasa yang selama ini berada dibalik ke Mudharatan.

Tahun tahun semasa kemerdekaan 1948 – 1965 PKI mampu menunjukkan kekuatannya sebagai Partai Politik setelah berhasil menarik simpati dan dukungan rakyat kecil lewat gerakan gerakan sosial dan Ideologis namun gerakan Ideologis Komunis PKI diarahkan untuk mengganti Pancasila. Cara cara Kejam PKI dan Niat Jahat merebut kekuasaan dan mengganti Pacasila dengan mengorbankan kaum Islam masih menyisahkan Trauma hingga saat ini.

HRS yang selama ini tampil paling depan tidak saja melawan kemudharatan Sosial dan para Penguasa yang lalai juga menjadi yang terdepan dalam Perkara Perlawan terhadap Nilai nilai Marxisme/ Leninisme, Sekulerisme dan Liberisme.

Sikap cara cara keras HRS memang tidak Populis dalam merubah tatanan sosial dan politik yang mapan selama ini. Hantaman dan stiqmastisasi Radikal, Ektrimis tidak bisa dihindarkan. Bahkan
gerakan HRS dianggap ingin mendirikan Negara Islam mengganti Pancasila dengan Syariat Islam itu tak terhindarkan dan ditembakkan pada dirinya dan para Pengikutnya.

Akan sulit untuk di hentikan Perjuangan HRS untuk memperbaiki Kondisi Sosial, Politik , bila kondisi Ekonomi, ketidak Adilan masih menganga.

Maka berhati hatilah menghadapi gerakan gerakan sosial, politik yang berbalut semangat ke Agamaan yang di Pimpin HRS ini, karena Indonesia lepas dari kekejaman kolonialisme, penjajahan oleh semangat , Ijtihad dan Jihad Islam ini.

Jangan umpankan ke tidak adilan, dan nilai nilai anti sosial, anti islam kehadapan umat yang terluka dan merasa terzhalimi 🤲🙏.

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Warga Desa Basi Siapkan 6 Ekor Sapi Untuk Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1441 H

Thu Jul 30 , 2020
Kliknusantara.Com [Basi-tolitoli] – Dalam rangkah menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H, warga Desa Basi akan sembelih 6 Ekor sapi sebagai hewan qurban. Penyembelihan akan dilakukan setelah Sholat Ied yang diperkirakan jatuh pada Jum’at esok (31/7/2020). Hewan qurban sebanyak 6 ekor itu, 5 ekor merupakan hasil patungan dari Kelompok Qurban […]