Dua Kali Dihantam Banjir, Kebun dan Pemukiman Desa Kayulompa jadi Sasaran, Jalan Trans Sulawesi Terancam Putus

Kliknusantara.Com, Kayulompa_Tolitoli| Akibat hujan deras pada Sabtu (5/9), Sungai Tingkuang Desa Kayulompa di Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli meluap dan memotong ke jalan Trans Sulawesi. Akibatnya, luapan air itu merusak kebun warga dan mengancam pemukiman.

Informasi itu berdasarkan keterangan Kades Kayulompa, Sukri Idrus kepada awak media ini via WhatsApp pada Minggu (6/9/2020) sekira jam 07.30 Wita.

“Sungai Tingkuang pindah jalur serta meluap dan memotong ke jalan tarans sulawesi terjadi kemarin jam 14.00. Letaknya di Dusun Lugus,” terang Sukri Idrus.

Atas kejadian itu, pihak desa berharap segera mendapat penanganan dari pihak terkait untuk mencegah kondisi yang lebih parah jika banjir kembali terjadi.,

Gbr Situasi banjir di sungaai yang sama sebelumnya

Menyinggung respon dari pihak Pemkab Tolitoli atau Pemprov Sulawesi Tengah, hingga saat ini menurut Kades Kayulompa, belum ada tanggapan dari kabupaten maupun provinsi dalam mengtasi banjir dan dampak yang ditimbulkannya.

Banjir kali ini adalah kali kedua setelah beberapa waktu lalu juga terjadi banjir yang sama. Kali ini kondisinya semakin memprihatinkan. Di samping perkebunan warga yang rusak dan mengancam pemukiman, dampaknya dapat melumpuhkan jalur transportasi dari Palu ke Tolitoli dan sebaliknya.

“Sangat butuh perhatian pemerintah propinsi dan kabupaten agar secepatnya di atasi karena kalau ini dibiarkan Sungai Tingkuang akan memotong ke jalan Trans Sulawesi dan mengancam rumah warga,” ujar Kades….. (Abi).

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pernyataannya Menuai Kontroversi, Begini Tanggapan Menteri Agama

Sun Sep 6 , 2020
Kliknusantara.com, JAKARTA | Pernyataan Menteri Agama soal radikalisme masuk ke masjid melalui anak muda yang Good looking dalam webinar bertajuk “Strategi Menangkal Radikalisme pada Aparatur Sipil Negara” yang tayang di chanel YouTube Kementerian PAN-RB pada hari Rabu (2/9).Menuai kontroversi sehingga publik mengkritik dan menyoroti Menag sebagai mana di beritakan media […]