Dirlantas Polda Sulteng Rilis Angka Lakalantas Dimasa Pandemi Covid-19, Korban dan Pelaku Terbanyak Usia Pelajar

Dirlantas Polda Sulaawesi Tengah, Kombes Polisi Kingkin Winisuda, SH., SIK.

Kliknusantara.com [Sulteng] – Upaya Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng beserta seluruh jajarannya dibawah pimpinan Kombes Polisi Kingkin Winisuda, SH., SIK., terus melakukan harkamtibmas dalam bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) semenjak penetapan pandemi covid-19 di tanah air.

Kingkin selaku Dirlantas Polda Sulteng kepada media di ruang kerjanya memberikan gambaran keadaan Kamseltibcarlantas dan anatomi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Sulawesi Tengah sejak adanya Keputusan Presiden (Keppres) nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus tugas penanganan covid-19,

Menurut Dirlantas Polda Sulteng ini, dari tanggal 31 Maret s.d 31 Mei 2020 Jumlah angka laka lantas, laka tunggal, laka menonjol, laka tabrak lari, laka tabrak beruntun, berdasarkan fungsi jalan dimana kecelakaan terjadi, berdasarkan status jalan, berdasarkan objek acuan, berdasarkan jenis laka dan lain-lain.

Kurun waktu hampir tiga bulan di Sulawesi Tengah telah terjadi 170 kasus laka lantas, dengan korban meninggal dunia 51, luka berat 77, luka ringan 199, tidak ada luka 104, luka tidak diketahui 10 dan kerugian materiil Rp 582.050.000

Telah terjadi 16 kasus laka tunggal dengan korban meninggal 8 orang, luka berat 3 orang, luka ringan 12 orang dan kerugian materiil Rp 100.500.000, sedangkan kasus laka menonjol nihil.

Sementara untuk laka tabrak lari ada 8 kasus dengan 1 orang korban meninggal dunia, 4 orang luka berat, 5 orang luka ringan, dengan kerugian Rp 3.100.000, Untuk tabrak beruntun 5 kasus dengan korban meninggal 1 orang, luka berat 3 orang, luka ringan 12 orang, dengan kerugian materiil Rp 68.400.000.

“Dilihat berdasarkan fungsi jalan yang banyak terjadi laka adalah di jalan arteri yaitu 100 kasus laka, berdasarkan status jalan kasus laka banyak terjadi di jalan propinsi yaitu 67 kasus, jalan kabupaten/kota 54 kasus dan jalan nasional 37 kasus,” papar mantan Kasubdit di Korlantas Polri ini.

Lebih lanjut dalam uasannya, berdasarkan jenis laka terbanyak karena benturan depan dengan depan kendaraan yaitu 71 kasus, tabrak manusia 24 kasus dan tabrak depan-belakang 19 kasus, sementara waktu kejadian laka lantas banyak terjadi antara jam 18.00-21.00 wita 39 kasus,

Sedangkan orang sebagai korban dilihat dari usianya terbanyak berusia antara 15-19 tahun yaitu 48 orang, berdasarkan pekerjaan korban terbanyak pelajar/mahasiswa 49 orang, ditinjau dari latar belakang Pendidikan korban SLTA 54 orang, SMP 33 orang dan SD 15 orang, S1 8 orang dan tidak diketahui Riwayat pendidikannya 76 orang.

Sementara untuk pelaku laka lantas dilihat dari latar belakang profesi terbanyak pelajar/mahasiswa 20 orang, dilihat dari kelompok usia terbanyak usia antara 10-14 tahun sebanyak 12 orang, latar belakang Pendidikan pelaku yang terlibat laka lantas terbanyak SLTA/sederajat 19 orang.

Pelaku dilihat dari kepemilikan SIM yaitu yang punya SIM A 1 orang, SIM B2 1 orang, SIM C 4 orang, tanpa SIM 27 orang, sedangkan untuk jenis kendaraan yang terlibat laka terbanyak adalah jenis sepeda motor (R2/R3) ada 101 kendaraan,

Pelaku dilihat dari prilaku karena tidak waspada akan lalu lintas dari depan 16 orang, melampui batas kecepatan 12 orang, ceroboh saat belok 10 dan data tidak diketahui 49. Berdasarkan kondisi jalan kecelakaan terjadi banyak terjadi dengan kondisi jalan baik yaitu sebanyak 65 kasus, berdasarkan geometri jalan kecelakaan banyak terjadi di jalan lurus yaitu 51 kasus,

Berdasarkan cuaca, laka lantas justru banyak terjadi saat cuaca cerah yaitu 56 kasus. Berdasarkan kondisi cahaya terbanyak laka terjadi kondisi cahaya terang/jelas yaitu 49 kasus.

“Terakhir laka lantas terjadi dilihat dari kondisi awal kendaraan karena rem tidak berfungsi 5 kasus, rusak sistim kelistrikan 1 kasus, kerusakan As gardan 2 kasus dan tidak diketahui datanya 224 kasus,” tutup orang nomor satu dilingkungan Direktorat lalu lintas Polda Sulteng ini…… (Ma’ruf Asli).

Sumber: Bidhumas Polda Sulteng

35b24349cfd79c2fca67650b87d971df

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

GNI-Berbangsa dan IPNU Tegalwaru Serta IPNU Plered Menjawab Tantangan Kemandirian Pangan Di Tengah Pandemi

Fri Jun 5 , 2020
Ibnu Ramadhan, SekRan GNI-Berbangsa Kec. Tegalwaru.(kiri). Nendi Apriki, Ketua PAC IPNU Plered (Tengah) dan M. Ahmad Yani (Ketua Departemen Organisasi PAC IPNU Tegalwaru (kanan) Kliknusantara.com [Purwakarta-Jabar] – Salah satu hal yang sangat berkesan bagi GNI-Berbangsa Ranting Kec. Tegalwaru, PAC IPNU Tegalwaru, PAC IPNU Plered. Siang tersebut akhirnya GNI-Berbangsa Ranting Kec. Tegalwaru, […]