Desa Banagan Program Ternak Ayam Petelur Dalam Pemulihan Ekonomi

SULTENG – Tolitoli | Dalam rangka pemulihan ekonomi pemdes Banagan memilih program pengembangan ayam Petelur sebanyak 2000 ekor ayam, dengan luas kandang 8 x 28 m, lokasi kandang tepatnya di dusun 1 mosing desa banagan kecamatan dampal utara.

“Program ini hasil dari usulan warga dan sangat berpotensi menambah pendapatan asli desa ( PAD) , berhubung budidaya ayam petelur di desa kabupaten tolitoli belum ada yang kembangkan. Dapat di ketahui bahwa kebutuhan telur ayam di toli toli masih tergolong sangat tinggi khususnya di dampal utara, namun tempat produksi telur dan ketersediaan telur ayam sangat terbatas , analisa kami bisnis ini sangat menguntungkan dan pasarnya pun sangat di minati serta dapat bertahan untuk bisnis jangka panjang,” kata Bambang Riyady, sekdes Banagan mewakili kadesnya pada selasa (9/3/21) di kantor desa

Menurut Bambang anggaran pembangunan kandang bersumber dari Dana Desa tahun 2021 atau desa yang tanggung dana pembangunanya agar desa dapat pendapatan dari hasil budidaya ayam petelur nantinya, namun terkait bisnisnya seperti penjualan dan pemasaran telur serta penyediaan pakan dan bibit ayam dan perlengkapan lainya semuanya dibawa naungan BUMDes, dan luas kandang yang disepakati 8 x 28 m tepatnya di dusun 1 mosing banagan

“Untuk biaya pembangunan kandang desa yang tanggung agar desa juga ada pemasukan, namun hasil dan kebutuhan budi daya ayam petelur semua BUMDes yang kelolah” Terangnya

Lanjut Bambang untuk pelaksanaan pembangunan kandang ayam petelur, kembali melihat kondisi ke uangan desa jikalau memungkinkan akan di exkusi di tahap awal pencairan tahap 1 DD 2021, namun kalau tidak memungkinkan pastinya di tahap 2 pencairan DD akan dilaksanakan.

Aby // kliknusantara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tingkatkan Wawasan Komunikasi Personil, Dandim Purwakarta Datangkan Motivator

Thu Mar 11 , 2021
JABAR – PURWAKARTA | Peran serta TNI dalam meningkatkan penegakan Prokes dipurwakarta yang dinyatakan sudah masuk dalam zona Kuning, keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 dipurwakarta tidak serta merta hanya dengan tindakan atau sanksi melainkan memberikan edukasi dan komunikasi kepada masyarakat langsung. Seperti yang disampaikan oleh Dandim 0619/Pwk Letkol Arm Krisrantau pada […]