Berdayakan Nelayan, Kades Bambapun Poskan Dana Desa Untuk Pengadaan Bahan Rumpon

Foto ilustrasi rumah ikan atau Rumpon

Kliknusantara.com | DONDO – Pemerintah Desa Bambapun berusaha mengefektifkan penggunaan Dana Desa (DD) untuk membangun infrastuktur fisik secara umum sekaligus mendorong peningkatan ekonomi dan pendapatan warganya.

Salah satunya adalah memfasilitasi warga nelayan dengan peralatan tangkap berupa pembuatan rumah ikan atau yang dikenal dengan Rumpon. Alat itu membantu memudahkan nelayan mendapatkan ikan saat turun melaut.

Dalam waktu dekat ini, Lima Kelompok Nelayan Bambapun akan mendapat fasilitas rumpon yang dananya melalui pos anggaran Dana Desa tahun 2020.

Ruslan R Untuh, Kades Bambapun saat menerima awak tim liputan Desa Membangun pada Selasa (27/10/2020) pagi di kediamannya mengemukakan pengadaan peralatan rumpon untuk warganya yang berprofesi sebagai nelayan.

Menurut Ruslan, peralatan itu ril dibutuhkan warganya sehingga menjadi pembahasan dan ditetapkan dalam RKPDes tahun 2020. Atas dasar usulan warga nelayan dan disetujui semua peserta maka di jadikan program prioritas.

Nantinya menurut Kepala Desa Bambapun itu, warganya tidak perlu lagi mendatangi rumpon milik warga desa lain untuk mendapatkan ikan.

“Pembagian rompong untuk peningkatan alat tangkapan para nelayan agar warga saya yang berprofesi nelayan tidak perlu jauh jauh mencari ikan di lokasi rompong milik nelayan desa lain,” ungkap Ruslan R Untuh.

Dijelaskan Ruslan, alat rompong tersebut terdiri dari 10 alat pelampung dan 30 gulung tali khusus. Bahan rumpon tersebut dibagi menjadi Lima jelompok.

Masing-masing akan mendapatkan 2 buah Pelampung dan 5 gulung tali. Bahannya sudah siap dan tinggal menunggu jadwal yang tepat untuk dibagikan.

Menjawab pertanyaan media ini terkait bantuan yang hanya pelampung dan tali, Kades menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan dalam pembahasan anggaran, para nelayan hanya minta kedua bahan tersebut.

Untuk pengadaan jangkar rumpon nelayan siap mengusahakannya sendiri. Apalagi bahan jangkar yang digunakan umumnya adalah batu sungai dan tersedia banyak di Desa Bambapun.

Lebih lanjut Ruslan R Untuh menguraikan jika lima rompong tersebut beroperasi dengan baik pihaknya optimis dari segi ekonomi warga, akan ada peningkatan. Apalagi di masa pandemi covid 19 saat ini akan membantu warga nelayan mengatasi kesulitan ekonominya.

“Yang terpenting adalah peningkatan ekonomi. Keuntungan lainya kalau rumpon beroperasi dengan baik, warga Bambapun yang bukan nelayan tidak perlu lagi bersusah susah beli ikan di tempat yang jauh untuk lauk pauknya,” imbuh Kades.

Ditambahkan ruslan, “tidak menutup kemungkinan tahun depan kami akan menganggarkan kembali alat rumpon untuk para nelayan lainnya kalau yang sekarang beroperasi dengan baik”. ……… (Abi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

UMM Dampingi Karangrejo Menuju Desa Wisata

Wed Oct 28 , 2020
“DEWIKAMU” One Village One Destination adalah program pemerintah yang ditangkap dengan Cerdas oleh Pokdarwis Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan kabupaten Malang, dengan Mewujudkan Desa Wisata “DEWI KAMU”. DEWI singkatan dari Desa Wisata, dimaksudkan untuk mengangkat Potensi lokal desa Karangrejo yang terkenal dengan potensi Jamu, sehingga diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan Masyarakat […]