Alasan Kekerabatan, Akankah Bupati Pilih Sarjana Tehnik Jadi Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik di Lobar?

Kliknusantara.com | LOMBOK BARAT – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk mengisi tiga posisi Eselon 2 yang kosong telah selesai bekerja. Tiga nama peserta yang lolos pada 3 jabatan eselon 2 yang kosong telah diumumkan secara terbuka kepada publik

Meski demikian, ada hal yang menyita perhatian publik, yakni posisi tiga besar dalam jabatan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Berdasarkan pengumuman resmi panitia Seleksi JPTP Lombok Barat yang dirilis 8 Desember 2020, tiga nama yang lolos dalam jabatan Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik adalah Ahmad Nuralam, SH, M.H., H. Bahruddin Basya, ST, MM., dan I Gusti Bagus Krisnu Darma, S.H., M.H.

Titik perhatian publik tertuju pada salah satu calon yang diloloskan, yaitu H. Bahruddin Basya, ST, MM., Ketidak sesuaian latar pendidikan dan posisi jabatan sebelumnya dengan jabatan Staf ahli pemerintahan, hukum dan politik.

Diketahui, aat ini yang bersangkutan menjabat Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat merupakan. Publik menilai yang bersangkutan kurang pas untuk jabatan tersebut.

Posisi jabatan Staf Ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik merupakan jabatan yang strategis dan membutuhkan sosok yang benar-benar kompeten dan ahli di bidangnya.

Munculnya sosok berlatar sarjana teknik dalam bidang pemerintahan, hukum dan politik, mengundang spekulasi jika hal itu berhubungan dengan hubungan kekerabatan yang bersangkutan dengan orang nomor 1 di Lobar.

Diketahui, H. Bahruddin Basya, ST, MM., adalah Adik Ipar dari Bupati Lombok Barat. Dalam jabatan itu yang bakal jadi penentu akhir siapa yang menjabat adalah Bupati sebagai user.

Meski demikian, publik berharap agar Bupati Lobar tetap konsisten menentukan pemangku jabatan yang mengedepankan profesionalitas, kompetensi dan keahlian calon pejabatnya, termasuk track record jabatan sebelumnya.

Salah seorang Akademisi yang juga Direktur LKM Rinjani Pahrizal Iqrom, S.Pd, M.AP ini seperti dilansir beberapa media online meminta agar Bupati Lombok Barat tetap mengedepankan profesionalisme dan objektivitas dalam pengisian 3 jabatan yang kosong.

Pahrizal meminta agar bupati dapat mempertimbangkan aspek aspek profesionalitas dan latar belakang pendidikan dalam mengangkat pejabat yang akan membantunya dalam menjalankan Pemerintahan.

“Tentu harus objektif dan mengedepankan profesionalitas dalam mengambil kebijakan terkait dengan pengisian 3 jabatan eselon 2 yang lowong,” ujarnya.

Pahrizal juga menginginkan agar Bupati tidak terjebak pada sikap nepotisme dan oligarkis. Bahwa fenomena beberapa Kepala Daerah saat ini cenderung terjebak dalam praktek-praktek Kolusi dan Nepotisme.

Meskipun kolega yang di angkat memiliki track record yang jelas, menurutnya tetap saja menjadi sorotan.

“Jika benar kolega beliau yang terpilih, maka kesan publik yang pasti muncul adalah Bupati memanfaatkan posisinya sebagai jalan untuk menghimpun koleganya menjadi bagian dari kekuasaan” ujarnya.

Apalagi katanya, H. Bahruddin Basya, ST, MM yang merupakan sarjana teknik memiliki kualifikasi pendidikan yang dianggap kurang berhubungan dengan jabatan staf ahli bidang hukum, pemerintahan dan politik.

Karenanya ia berharap agar Bupati Lombok Barat dapat mempertimbangkan dengan matang dan mendalam terkait dengan proses mutasi kali ini. Hal ini agar tidak terjadi lagi polemik di ruang publik terkait dengan mutasi yang dilakukan oleh Bupati Lombok Barat.

Lebih jauh Ia mengatakan bahwa mutasi Kepala Dinas Dukcapil beberapa waktu lalu menyisakan sejumlah masalah karena dilakukan tanpa ada Surat Keputusan dari Mendagri tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat…….. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Demi Keamanan Perayaan Natal 2020, Kasatpol PP Kabupaten Tolitoli Terjunkan Pasukan Pengamanan

Fri Dec 25 , 2020
Kliknusantara.com | TOLITOLI – Demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Natal , tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran ikut serta dalam pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tolitoli, Samsuh M […]