Idul Adha 1445 h 2024

Respon Banjir Malomba, Kepala BPBD Tolitoli: Jangka Pendek, Pengerukan dan Pelurusan Sungai

$rows[judul] Keterangan Gambar : Abdullah Haruna, SPt., Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
TOLITOLI, Kliknusantara.com| Respon banjir Malomba yang terjadi Senin sore 27 Mei 2022 di Kecamatan Dondo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tolitoli melakukan langkah koordinasi dengan Pemerintah Desa untuk mengatasinya.

Abdullah Haruna, SPt., selalu ku Kepala BPBD Tolitoli kepada media ini menjelaskan jika pihaknya terus memantau keadaan dibMalomba pasca banjir. Meski tak menimbulkan kerusakan berat, namun upaya-upaya perbaikan dan pencegahan tetap diperlukan.

Dalam catatan BPBD kata Abdullah, faktor pendangkalan sedimentasi material adalah penyebab utama. Belum lagi aliran sungainya telah tertutupi kayu yang tumbuh di muara sungai hingga alirannya membelok saat debit air sungai meningkat. 

"Diperlukan pengerukan dan pelurusan sungai karena terjadi pendangkalan sungai dan aliran air yang tidak semestinya. Kami sudah memantau kondisi malomba dan kami telah menyampaikan ke Kades untuk dibuat laporan sedetail mungkin soal kondisi sungai tersebut," ungkapnya saat dikonfirmasi Rabu pagi (29/5/24). 

Disinggung mengenai kondisi terkini, Abdullah Haruna mengatakan jika saat ini lebih masuk pada agenda jangka pendek yaitu pengerukan dan pelurusan sungai. Hal itu kata dia karena saat bencana itu belum masuk kategori kedaruratan skala besar karena air langsung surut hari itu. 

Dikatakannya, BPBD Tolitoli telah meminta laporan detail kondisi sungai. Ia menjelaskan jika dari data dapat dibuat perencanaan yang baik. Sejauh ini banjir serupa telah berulang kali terjadi. Upaya Pemerintah Desa setempat mengalokasikan Dana Desa, tidak bisa maksimal karena memang angkanya sangat terbatas. 

"Kami menantikan kehadiran Pak Kades soal ini di Kantor dengan data detailnya agar penanganan Malomba dapat dibuatkan perencanaan yang baik untuk mengatasi sekaligus pencegahan ke depannya. Dari situ kami segera mengajukan usulan anggaran mengatasi persoalan di desa tersebut," imbuh Kepala BPBD Tolitoli ini. ****

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)